Berita

Ahmad Muzani/Net

Politik

Gerindra: Dua Tahun Masa Pemerintahan Jokowi, Kehidupan Semakin Berat

RABU, 19 OKTOBER 2016 | 17:50 WIB | LAPORAN:

Ketua Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menilai kehidupan masyarakat di era Pemerintahan Jokowi - JK semakin berat. Sebab, dalam dua tahun masa pemerintahan Jokowi ini, daya beli masyarakat justru semakin turun.

Menurutnya, hal ini karena lapangan pekerjaan dan target pertumbuhan ekonomi yang dijanjikan Jokowi - JK jauh dari harapan.

"Pertumbuhan ditarget 5,1 persen, padahal saat kampanye presiden katakan 7 sampai 8 bahkan 9 persen. Apa betul tidak waktu berjalan yang buktikan pertumbuhan ekonomi. Artinya lapangan pekerjaan yang tersedia kurang karena pertumbuhan berkurang," jelas Muzani di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (19/10).


Karenanya, Muzani mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan yang tepat.

"Ekonomi kita berat. Berbagai macam proyek pemerintah yang jadi stimulus malah berkurang. Di banyak daerah proyek-proyek berjalan tapi pembayarannya ditunda, dikurangi, sudah ditender dibatalkan. Yang sudah direncanakan dihilangkan sehingga pertumbuhan jadi taruhannya, daya beli jadi akibatnya," jelasnya.

Lebih lanjut dia mengakui bahwa stabilitas keamanan di negeri ini relatif cukup terjaga dengan baik. Namun pemerintah harus tetap mewaspadai gejala separatis, utamanya di Papua.

"OPM makin ofensif. Di PBB ada 6 negara di sekitar Papua yang mulai mengangkat isu ini di Forum Majelis Umum PBB. Ini serius, jangan dianggap sepele. Negara di sekitar Papua suarakan ini. Saya kira harus jadi perhatian pemerintah supaya pemerintah enggak kaget. Pemerintah sepertinya enggak siap hadapi ini. Karena NKRI taruhan kita. NKRI harga mati," tukasnya. [zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya