Berita

Net

Politik

Kebijakan Satu Harga BBM Cara Nyata Menjaga Keutuhan NKRI‎

RABU, 19 OKTOBER 2016 | 16:57 WIB | LAPORAN:

Komisi VII DPR RI menilai, kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyamakan harga bahan bakar minyak (BBM) di Papua dengan daerah lain sangat tepat.

"Kebijakan satu harga BBM untuk NKRI ini adalah kebijakan yang sangat tepat," ujar anggota Komisi VII Kurtubi di Jakarta, Rabu (19/10).

Menurutnya, selama ini harga BBM di Papua sangat mahal dikarenakan biaya angkut yang sangat tinggi. Dengan kebijakan tersebut, pemerintah melalui Pertamina menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI.


"Ini cara nyata untuk menjaga NKRI dan keadilan untuk seluruh rakyat," kata Kurtubi.

Dia menambahkan, kehadiran negara bagi rakyat Papua akan menciptakan rasa keadilan sosial. Sebab selama ini, harga BBM yang diserahkan ke pasar sangat memberatkan masyarakat di Bumi Cenderawasih Papua. Padahal pendapatan mereka jauh di bawah pendapatan per kapita.

"Tentu ini tidak adil," ujar Kurtubi.

Lebih jauh, Kurtubi menuturkan, sudah bertahun-tahun masyarakat Papua membeli BBM dengan harga sampai Rp 100 ribu per liter. Tingginya harga BBM menyebabkan harga barang-barang kebutuhan pokok ikut mahal.

"Salut buat Pertamina. Negara kini hadir di bidang BBM untuk Papua," pungkasnya. [wah] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya