Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Terima Kasih RMOL, Ahok dan Djarot!

RABU, 19 OKTOBER 2016 | 06:39 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

RAKYAT Merdeka Online (RMOL) 17 Oktober 2016 memberitakan bahwa Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kali ini justru terkesan 'kalem' menanggapi kerusakan taman Balaikota pasca unjuk rasa pada Jumat (14/10) lalu. "Ampunilah mereka. Karena mereka enggak tahu apa yang mereka perbuat soalnya," ucap Ahok kepada wartawan di Balaikota DKI, Senin (17/10), seperti dikutip dari RMOL Jakarta.Com.

Atas kerusakan yang terjadi, Pemprov DKI harus mengucurkan biaya hingga RP 75 untuk perbaikannya.

Ditanyakan terpisah, wakil Ahok di Balaikota, Djarot Saiful Hidayat pun senada mengaku sudah memaafkan pelaku pengrusakan taman seluas 50x6 meter persegi itu. "Ya (sudah) dimaafkanlah. Biasa orang," kata mantan walikota Blitar tersebut.


Diketahui, ribuan orang dari berbagai ormas Islam berdemo di depan Balaikota DKI, Jumat siang. Aksi demo didasari atas pernyataan Ahok yang dinilai menghina Al-Quran sewaktu memberikan sambutan di Kepulauan Seribu. Melalui naskah yang dimuat oleh RMOL ini, saya mengucapkan terima kasih serta penghargaan atas perkenan RMOL membuktikan diri sebagai media yang berani menyatakan yang benar sebagai benar. RMOL telah mengejawantahkan warisan ajaran Gus Dur mengenai keberanian menyatakan yang benar sebagai benar. RMOL berani tegas berpihak kepada kebenaran. Secara sadar, RMOL juga berupaya bukan memanaskan namun menyejukkan suasana sosiol-politik nusantara yang sedang dalam kondisi membara.

Melalui naskah ini pula, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Gubernur Jakarta DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama serta Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat yang telah bersikap kesatria kepemimpinan sejati dengan legowo ikhlas memaafkan peristiwa kerusakan taman Balaikota pasca unjuk rasa 14 Oktober 2016.

Secara khusus sebagai sesama umat Nasrani, terima kasih dan penghargaan saya berikan kepada Gubernur DKI Jakarta yang telah berkenan mewujudkan ajaran kasih-sayang Jesus Kristus menjadi kenyataan sikap dan perilaku nyata berakhlak luhur. Kalimat "Ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat" merupakan sabda terakhir Jesus Kristus ketika disalibkan di tiang salib oleh mereka yang tidak mengerti makna ajaran kasih-sayang Jesus Kristus.

Peristiwa pemaafan kerusakan taman Balaikota membuat saya merasa bangga menjadi warga bangsa Indonesia yang terbukti adalah bangsa yang memiliki peradaban adiluhur maka mau dan mampu hidup bersama dalam KeBhinekkaTunggaIkaan serta senantiasa menjunjung tinggi peradaban dan kebudayaan bukan saling mencurigai, menyalahkan, apalagi memfitnah namun saling mengerti, menghormati, menghargai dan saling memaafkan apabila kebetulan ada pihak yang melakukan kesalahan.

Sekali lagi saya sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada RMOL, Ahok dan Djarot. [***]

Penulis adalah warga Indonesia yang mendambakan Indonesia nan Gemah Ripah Loh Jinawi, Tata Tentrem Kerta Raharja

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya