Berita

Politik

Kunjungan DPR Ke Rusia Upayakan Kerja Sama Lebih Konkrit Kedua Negara

RABU, 19 OKTOBER 2016 | 04:21 WIB | LAPORAN:

. Indonesia dan Rusia sepakat untuk dapat melakukan kerja sama yang lebih konkrit dari hasil kunjungan Komisi IV DPR RI dengan Parlemen Rusia, yakni Dewan Federasi (DPD Rusia), National Union of Grain Producers of Russia dan perusahaan Blackspace.

Komisi IV mendapat sambutan baik dan antusiasme dari pihak Rusia atas keinginan Indonesia memperkuat kerja sama pertanian dan perikanan, termasuk kemungkinan melakukan impor gandum secara langsung.

Kunjungan Komisi IV yang dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Edhy Prabowo, ini dilakukan dalam rangka mendorong kerjasama bidang pertanian, kelautan dan perikanan, lingkungan hidup serta kehutanan ke Rusia. Dalam kesempatan pertemuan dengan pimpinan Dewan Federasi setempat, Edhy Prabowo menggarisbawahi nilai penting kerja sama dan kemitraan Indonesia dan Rusia dalam segala bidang. Komisi IV sampaikan komitmennya mendorong kerja sama berbagai sektor khususnya yang merupakan mandat dari Komisi IV DPR RI, yaitu bidang pertanian, perikanan dan kelautan, lingkungan, kehutanan, dan pangan.


Mengingat Rusia merupakan salah satu produsen dan eksportir utama gandum dunia, Komisi IV mendorong kedua pemerintah melakukan kerja sama ekspor impor gandum melalui perdagangan langsung. Komisi IV juga mengusulkan kerja sama transfer of knowledge dan pertukaran pandangan khususnya di sektor pangan; kerja sama di bidang pertanian, kerja sama investasi perikanan serta penanggulangan kebakaran hutan.

Disela-sela agenda kunjungan resmi, Komisi IV juga berkesempatan melakukan pertemuan dengan KBRI dan wakil masyarakat Indonesia di Moskow. Wakil Kepala Perwakilan RI Moskow, Lasro Simbolon, dalam sambutannya pada pertemuan tersebut menyampaikan penghargaan atas kunjungan delegasi dan menjelaskan intensitas peningkatan kerjasama bilateral RI dengan Rusia, terutama setelah pertemuan bilateral Presiden Joko Widodo dan Presiden Vladimir Putin di Sochi bulan Mei 2016. Lasro juga menggarisbawahi bahwa sesungguhnya Pemerintah dan DPR RI telah memiliki visi, perspektif dan semangat yang sama memperkuat kerja sama bilateral RI Rusia berbagai bidang, terutama ekonomi perdagangan, investasi, pertanian/pangan dan kelautan/perikanan.

Menutup kebersamaan Komisi IV dengan masyarakat tersebut, Edhy Prabowo sekali lagi menggarisbawahi nilai strategis penguatan kerja sama RI-Rusia, menghargai langkah-langkah Pemerintah dan kemajuan yang telah dicapai selama ini dan berkomitmen mendorong penguatan kerja sama berkelanjutan ke depan. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya