Berita

Khofifah Indar Parawansa/Net

Politik

Komisi VIII Belum Terima Rancangan Anggaran Kementerian Sosial

SELASA, 18 OKTOBER 2016 | 21:14 WIB | LAPORAN:

Ketua Komisi VIII Ali Taher Parasong menyatakan penyesuaian rancangan anggaran Kementerian Sosial dalam RAPBN 2017 belum dapat diterima. Sebab, terjadi penurunan dari pagu awal Rp. 18.325.249.385.000 menjadi Rp. 17.525.288.529.000.

"Penyesuaian anggaran tersebut belum mampu merespon keadaan masyarakat, terutama kebutuhan-kebutuhan sosial, terutama anggaran yang ini menjadi ikon Kemensos rumah tinggal layak huni betul-betul di drop dari anggaran," kata Ali di Gedung Nusantara II Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (18/10).

Pengurangan anggaran ‎tersebut dikatakannya merupakan cerminan yang tidak berpihak kepada rakyat kecil. Sehingga, Komisi VIII merekomendasikan Menteri Sosial segera koordinasi dengan Menteri Keuangan agar anggaran Kemensos RI Tahun 2017 dikembalikan ke pagu awal sebesar Rp. 18.325.249.385.000.


"Kami m‎erekomendasikan agar anggaran itu kembali seperti semula, jika perlu ditingkatkan," tegasnya.

"Komisi VIII akan membantu Kemensos memperjuangkan anggarannya. Sebab, ‎anggaran Kemensos dinilai sangat penting untuk mewujudkan cita-cita konstitusi yaitu menyejahterakan rakyat Indonesia.

Menurutnya, kalau pembangunan infrastruktur pembangunan lainnya mendapatkan prioritas utama.

"Sementara ini akhir ujung konstitusi kita membangun masyarakat yang sejahtera dan bahagia belum terwujud," tukasnya.

Sebelumnya, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menjelaskan anggaran Kemensos sebesar Rp17.525.288.529.000‎ dialokasikan untuk program beberapa program.

Diantaranya dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya sebesar ‎Rp270.763.000.000,- , Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur sebesar Rp. 30.195.580.000,-, Pemberdayaan Sosial sebesar Rp. 1.963433.613.000,-Rehabilitasi Sosial sebesar Rp.932.070.067.000,-, Perlindungan dan Jaminan Sosial sebesar Rp. 13.427.550.465.000,-, Penanganan Fakir Miskin sebesar Rp565.712.784.000,-, Pendidikan, Penelitian dan Penyuluhan Sosial
Sebesar Rp335.523,849.000. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya