Berita

Foto/Net

Politik

"Amien Rais Tidak Wakili Partai..."

Ikut Demo Anti-Ahok
SELASA, 18 OKTOBER 2016 | 08:19 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Partai Amanat Nasional me­mastikan, kehadiran Amien Rais dalam demo menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok pada Jumat (14/10) diadili atas dug­aan penistaan agama, bukanlah atas nama partai.

Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay menegaskan, demonstrasi tentang Ahok kemarin adalah wujud penyam­paian aspirasi masyarakat sep­erti dijamin undang-undang. Selama unjuk rasa dilakukan secara tertib, damai, dan tidak anarkis, hal itu tentu diperbo­lehkan.

"Kebebasan menyampaikan pendapat dan aspirasi adalah konsekuensi dari pilihan sistem demokrasi yang dianut oleh Indonesia," kata Saleh dalam keterangan persnya.


Anggota DPR ini membela Amien Rais karena dianggap tak menyampaikan pernyataan salah di ajang unjuk rasa itu. Di ajang itu, Amien seingatnya hanya mengimbau Kepolisian agar mengusut tuntas dugaan penod­aan agama sebagaimana dituntut oleh massa pengunjuk rasa. "Soal itu, bukan hanya Amien Rais yang meminta. Tetapi ban­yak elemen masyarakat dan ormas Islam yang telah menyu­arakan sebelumnya," imbuh Saleh.

Karena itu, Saleh mendesak agar kepolisian segera mengusut informasi hoak bahwa Kapolri perintahkan untuk menangkap Amin Rais gara-gara demo tersebut. Menurutnya, langkah sigap itu adalah langkah positif agar tindakan yang sama tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.

"Apalagi, berita hoax itu lang­sung membawa nama kapolri, pemimpin tertinggi di tubuh Kepolisian RI," kata Saleh, Senin (17/10).

Namun, pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago menilai, hadirnya Amien Rais dan kader Partai Gerindra Habiburrokhman saat unjuk rasa itu menimbual­kan nuansa politis atau kepent­ingan.

"Jangan lupa, Amien Rais kan politisi juga. Kita tahu dia juga pasti punya kepentingan," kata Pangi.

Pangi menganggap kehadiran mantan Ketua Umum PAN ini sah-sah saja memberikan suar­anya kepada salah satu kandidat bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017. "Asalkan kita menghindari isu-isu SARA (suku, ras, agama dan antargolongan) ini saja," ujar dia.

Ia menambahkan Jakarta merupakan barometer kaca mata dunia melihat Islam demokrasi, sehingga harus dijaga semua kalangan. "Selama kon­teksnya adalah program kerja, prestasi, bagaimana saling me­mengaruhi ya sah-sah saja," tandasnya. ***

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya