Berita

Nusron Wahid/Net

Politik

Andaikan Nusron Wahid Tak Ngotot Bela Ahok

MINGGU, 16 OKTOBER 2016 | 23:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Politisi Golkar, Nusron Wahid belakangan jadi sorotan tajam sejumlah kalangan.

Bukan lagi karena posisinya yang dianggap rangkap jabatan, kepala BNP2TKI sekaligus ketua tim pemenangan petahana Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama yang kini digantikan M. Prasetyo dari PDI Perjuangan. Kali ini cenderung terkait perkataannya yang mengkritik Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam sebuah acara televisi.

Nusron menyebut MUI tidak selayaknya menafsirkan ayat Alquran.


Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (Arun), Bob Hasan menegaskan, pembelaan Nusron terhadap Ahok itu sama sekali tidak berdasar.

"Itu merupakan pembelaan yang tidak mendasar dari persoalan dan justru melukai perasaan umat Islam lainnya,” terang Bob melalui siaran pers yang diterima redaksi, Minggu (16/10).

Bob pun mengajak masyarakat untuk tidak terpancing dengan propagana yang dapat mengancam kesatuan tanah air, sekaligus melihat melihat kembali dugaan penistaan agama oleh Ahok ke dalam perspektif hukum.

"Andaikan Nusron tidak ngotot bela Ahok maka persoalan tersebut nggak akan melebar kemana-mana” ujarnya.

Bob yang juga praktisi hukum itu menyayangkan perbuatan oknum yang membawa persoalan tersebut ke ranah politik.

"Menurut saya atas pengerahan massa pada saat ini dari umat Islam adalah wajar," ujarnya.[wid]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya