Berita

Politik

UU Penahanan Masih Banyak Kerancuan

MINGGU, 16 OKTOBER 2016 | 21:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Arah kebijakan penegakan hukum di Indonesia masih kosong dan ambigu. Contohnya, kasus penahanan yang masih subjektif dalam peraturannya.

Demikian pandangan Wakil Ketua DPD RI Farouk Muhammad dalam diskusi di Bumbu Desa, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (16/10).

Menurutnya, ada banyak kerancuan UU yang mengatur soal penahanan tersangka/terdakwa. Dalam UU, sambungnya, disebutkan penahanan itu dilakukan terhadap tersangka/terdakwa yang diduga keras melakukan tindak pidana, berdasarkan bukti yang cukup.


"Nah turunannya bukti yang cukup itu apa? Makanya, ini timbul masalah baru," ujarnya.

UU itu juga menyebut bahwa penahanan juga dilakukan jika ada kekuatiran tersangka/terdakwa akan melarikan diri, merusak, menghilangkan alat bukti, mempengaruhi saksi, atau berpotensi mengulangi perbuatan.

Frase kekhawatiran, menurut Farouk, merupakan kata yang subjektif dan UU tidak menyebut gamblang siapa yang berhak menentukan kekhawatiran.

"Ini kan ada kata kekhawatiran dalam UU, jadi siapa penentu kekhawatiran ini? Penyidik. Ini kan jadi absurd," tandasnya.[wid]



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya