Berita

Lee Hsien Loong (kiri) dan Raja Bhumibol Adulyadej/ facebook

Dunia

PM Singapura: Kebijaksanaan Raja Bhumibol Membuat Thailand Tetap Bersatu

JUMAT, 14 OKTOBER 2016 | 04:05 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Raja Thailand Bhumibol Adulyadej adalah raja yang sangat dicintai rakyatnya. Ia mendedikasikan seluruh hidupnya untuk kemajuan Thailand dan kesejahteraan rakyatnya.

Demikian kutipan pernyataan dukacita dari Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, di halaman facebook miliknya untuk merespons kabar wafatnya Raja Thailand Bhumibol Adulyadej pada Kamis petang (13/10).

"Saya baru saja kembali dari Australia dan membaca berita wafatnya Raja Thailand Bhumibol Adulyadej," tulis Lee.


Di matanya, raja terlama di dunia itu adalah pemimpin yang sangat dicintai dan dihormati oleh rakyatnya.

Lee menilai Bhumibol mendedikasikan total dirinya untuk negaranya dan berjuang untuk meningkatkan kehidupan rakyatnya. Dia juga memimpin dengan bijaksana sehingga Thailand tetap bersatu walau sering mengalami kudeta oleh militer.

"Kepemimpinannya yang bijaksana dan pengaruhnya yang sangat besar membuat negeri itu tetap bersatu," kata Lee.

Bersama pernyataannya di akun media sosial itu, Lee menyertakan foto pertemuannya dengan Raja Bhumibol pada tahun 2004.

"Saya terakhir bertemu Raja Bhumibol pada tahun 2009, selama KTT ASEAN di Hua Hin, Thailand. Ia adalah tuan rumah yang paling ramah dan sangat peduli terhadap program ASEAN untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan," ujarnya.

"Atas nama Singapura, saya menyampaikan belasungkawa saya yang terdalam untuk keluarga kerajaan dan rakyat Thailand atas kehilangan yang menyedihkan ini. Semoga Raja Bhumibol beristirahat dalam damai," tutupnya. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya