Berita

Politik

Pindahkan Mitra Komisi VI Ke Komisi XI, Ketua DPR Dilaporkan Ke MKD

KAMIS, 13 OKTOBER 2016 | 19:36 WIB | LAPORAN:

Ketua DPR RI Ade Komarudin dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) oleh Anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso, atas dugaan pelanggaran kode etik.

Pasalnya, Ade Komarudin dinilai sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas pemindahan wewenang mitra kerja Komisi VI, dalam hal ini BUMN ke Komisi XI.

"Pimpinan DPR melakukan penanggulangan. Bahasanya adalah kinerja, padahal tugasnya itu di komisi. Ini hanya berkaitan dengan pimpinan DPR memindahkan," ungkapnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (13/10).


Padahal, pada 28 September lalu, Komisi VI baru saja melakukan pertemuan dengan Menteri BUMN.

Menurutnya, pimpinan DPR RI hanya boleh melakukan pemindahan setelah melewati beberapa tahap, termasuk dirapatkan dalam sidang paripurna.

"Selama itu berlaku harusnya ditaati," ketusnya.

Bowo mengklaim bahwa pelaporannya itu ditandatangani oleh 36 Anggota Komisi VI.

Bukan hanya itu, Bowo mengaku pihaknya mengantongi surat dari salah satu BUMN yang menyatakan bahwa mereka diundang oleh pimpinan dewan.

"Ada surat dari BUMN yang diundang pimpinan DPR. Salah satu dari 9 perusahaan dapat informasinya," bebernya.

Dia kemudian mendesak semua unsur pimpinan dewan, dan pimpinan alat kelengkapan dewan untuk menyelenggarakan rapat Bamus (Badan Musyawarah) untuk membicarakan permasalahan tersebut. Jika tidak, BUMN harus dikembalikan ke Komisi VI sesuai Rapat Paripurna tahun 2014.

"Tidak maksud apa-apa, supaya ini tidak terjadi lagi di kasus lain. Komisi VI sudah baik-baik bicara ke pimpinan DPR agar kewenangan komisi vi tidak dialihkan ke Komisi XI. Nggak ada ruginya cuma supaya ke depan menjadi lebih baik, kita sudah bicara baik-baik karena di atur MKD bisa memutuskan maka (Komisi VI melaporkan)," tukasnya. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya