Berita

Foto: Net

Politik

DPRD Bali Dinilai Pasang Standar Ganda

KAMIS, 13 OKTOBER 2016 | 12:44 WIB | LAPORAN:

Sikap politik DPRD Provinsi Bali sehubungan dengan rencana reklamasi Teluk Benoa dinilai tidak jelas.

"Sikap dewan yang akan meneruskan aspirasi penolakan reklamasi Teluk Benoa di bawah bendera Pasubayan Desa Adat membuat dewan terkesan menerapkan standar ganda," kata anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Nyoman Dharmantra kepada wartawan, Kamis (13/10).

Disatu sisi, lanjut dia, DPRD Bali terkesan tidak menggunakan fungsi pengawasannya sehingga lahirlah Perpres 51 tahun 2014.


Namun di sisi lain, DPRD Bali juga menyetujui akan meneruskan aspirasi Pasubayan Desa Adat yang dengan tegas menolak reklamasi Teluk Benoa, kepada Gubernur Bali dan Presiden Republik Indonesia. Sikap standar ganda ini jelas membuat rakyat bingung.

"Menurut hemat saya, bila dewan akan meneruskan aspirasi rakyat yang menolak rencana reklamasi itu, seyogyanya dewan mencabut persetujuan yang pernah diberikan kepada gubernur, dan sekaligus meminta gubernur merekomendasi ulang kepada presiden, terkait perubahan peruntukan kawasan Teluk Benoa yang tadinya boleh direklamasi," imbaunya.

Dia menuntut agar DPRD Bali terus berupaya agar Teluk Benoa menjadi kawasan konservasi. Diharapkan nantinya Presiden Jokowi dapat menerbitkan Perpres baru sebagai pengganti dari Perpres 51/2014.

"Jika semua itu dilakukan maka akan sejalan dengan aspirasi yang ada, yang sejatinya memang ingin mengajak dewan bergandengan tangan, bahu-membahu dan bergotong royong bersama sama rakyat menjaga Bali," tutup politisi Senayan asal Bali ini.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya