Berita

Foto/Kemenpora

Politik

Menpora Angkat Gloria Jadi Duta Pemuda Pelajar

RABU, 12 OKTOBER 2016 | 14:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengunjungi SMA Islam Dian Didaktika di Cinere-Depok. Dalam kunjungannya, Menpora didampingi oleh Plt. Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Jonni Mardizal, Staf Khusus Bidang Kepemudaan Zainul Munasichin dan Asdep Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda Ibnu Hasan.

Dalam kunjungannya ke SMA Islam Diandikta, Menpora menyerahkan langsung Surat Keputusan Menpora 82/2016 tentang Penunjukkan dan Pengangkatan Duta Pemuda Pelajar Kemenpora Tahun 2016 kepada Gloria Natapradja Hamel.

"Penunjukkan Gloria sebagai Duta Pemuda Pelajar Kemenpora adalah karena dia memberikan inspirasi dan pengaruh kepada para pemuda dan pelajar dalam keteladanan dan rasa nasionalisme yang tinggi, " ujar Menpora, Rabu (12/10).


"Gloria adalah cermin dari hasil pendidikan sekolah yang baik, inilah karakter pemuda masa depan yang kita harapkan, dengan integritas yang tinggi dia menunjukkan kepada pemuda dan pelajar rasa patriotisme dan nasionalisme yang sejatinya harus dimiliki oleh anak-anak muda bangsa ini, " lanjut Imam.

Menpora mengharapkan dengan penunjukkan Gloria sebagai Duta Pemuda Pelajar ini dapat memotivasi anak-anak muda di Indonesia.

"Di balik kegagalan ada hikmah, dan ada sukses yang tertunda, saya berharap Gloria dapat mendorong teman-temannya untuk selalu berfikir positif dan berbuat yang terbaik, " tutup Imam.

Sebelumnya Ketua Yayasan Dian Didaktika Nunuk Murdiati Sulastomo menyampaikan rasa bangga kepada Gloria yang telah dipilih menjadi Duta Menpora.

"Hal ini merupakaan kebanggaan bagi sekolah kami, biarpun Gloria tidak ikut dalam pengibaran bendera di Istana Negara Jakarta, tapi dia tetap sabar dan menunjukkan kedewasaan dan kematangannya bahwa hal itu bukanlah akhir dari segalannya, " ujar Nunuk.

Nama Gloria Natapradja Hamel menjadi buah bibir lantaran dilarang ikut sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) saat upacara peringatan 17 Agustus di Istana Negara. Gloria dinyatakan gugur karena diketahui memiliki paspor Perancis dan dianggap bukan WNI. Namun atas petunjuk Presiden Jokowi, Gloria disertakan bisa ikut bertugas dalam upacara penurunan bendera. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya