Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

Politik

Ketum Pemuda Muhammadiyah: Ucapan Ahok Itu Ancaman Terhadap Keberagaman

RABU, 12 OKTOBER 2016 | 06:50 WIB

. Ada ragam tafsir terkait dengan al-Quran surat Al-Maidah 51. Di antara penafsiran itu ada yang memahami bahwa umat Islam dilarang memilih pemimpin dari kalangan nasrani. Di sisi lain, ada juga keyakinan dan penafsiran yang lain.

Namun, kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, ketika ada yang menyebut keyakinan orang yang menafsirkan bahwa itu menjadi larangan bagi umat Islam memilih pemimpin non-muslim sebagai orang bodoh dan membodohi, maka ini menjadi ancaman terhadap keberagaman.

Dahnil sendiri memastikan bahwa ia pun menghormati perspektif dan tafsir apapun terhadap ayat tersebut, dan tidak ingin menyebut yang berbeda penafsirannya sebagai orang bodoh.


Dahnil pun melihat apa yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama nir-etika dan mengancam keberagaman.

"Ucapan seperti ini terang nir-etika. Etikanya absen. Ancaman terhadap keberagaman itu sendiri," tegas Dahnil dalam dialog di ILC TVOne, Selasa malam (11/10).

Dahnil menjelaskan bahwa pola gerakan Pemuda Muhammadiyah sejak dulu adalah menampilkan Islam yang menggembirakan dan memajukan. Dan apa yang dilakukan Ahok itu tidak menggembirakan sebagian umat Islam dan tidak memajukan keberagaman

Karena itu, jelasnya, agar tidak muncul kemarahan yang luar biasa. Apalagi yang marah bukan cuma umat Islam, melainkan sebagian orang Indonesia yang merasa keberagaam itu terancam gara-gara Ahok. Akhirnya Pemuda Muhammadiyah memutuskan memepuh jalur hukum dengan melaporkan ke polisi. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya