Berita

Anies Baswedan-Sandiaga Uno/net

Politik

Anies-Sandiaga Janjikan Kampanye Yang Paling Menarik

RABU, 12 OKTOBER 2016 | 04:36 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengungkapkan rencana dirinya bersama pasangannya, Anies Baswedan, untuk lebih fokus turun ke berbagai kantong masyarakat Jakarta.

"Kita harus lebih fokus untuk turun ke titik masyarakat. Kita hanya punya 120 hari lagi. Singkat sekali, saya dan Mas Anies harus tidur juga. Kita sudah punya topografi, petanya, saya rasa resonansinya berbeda, survei bisa berkata lain," kata Sandiaga, saat menyampaikan sambutan dalam rapat pleno keempat Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, di kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa malam (11/10).

Dikatakan Sandiaga, dikutip dari RMOL Jakarta, tidak boleh ada waktu yang terbuang sia-sia karena hal-hal yang tidak penting. Karena itu, dirinya dan Anies Baswedan sedang merencanakan bentuk kampanye yang sangat menarik.


"Banyak sekali waktu kita terbuang untuk hal-hal yang tidak penting. Mari kita lakukan hal yang efisien, kampanye kita sangat menarik, belum pernah dilakukan di Indonesia. Saya merasa terhormat menjadi bagian dari tim ini," ungkapnya.

Sedangkan bakal calon Gubernur, Anies Baswedan, mengatakan, barisan Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama relawan yang mengusung mereka dalam Pilkada Jakarta selama ini telah bekerja sepenuh hati.

"Jadi Insya Allah, tiga sampai empat bulan ke depan, jauh lebih rapi, lebih kuat. Semua proses, alhamdulillah sudah kita lewati secara administrasi, dan nanti tinggal kampanye," ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Senada dengan Sandiaga, eks Rektor Universitas Paramadina itu juga mengatakan, bahwa dalam masa kampanye nanti pihaknya akan mengedepankan gaya yang berbeda.

"Kami ingin kampanye yang berbeda, tentang rakyat Jakarta, bukan tentang kami berdua, bukan tentang partai. Ini tentang ibukota yang harus maju dan membahagiakan semuanya," tutup Anies. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya