Berita

Politik

AMI Movie Award Masuk Tahap Penjurian

RABU, 12 OKTOBER 2016 | 02:05 WIB | LAPORAN:

Festival film pendek Abdul Muhaimin Iskandar atau AMI Movie Award Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI telah memasuki seleksi penjurian.

Dewan Juri, Rako Prijanto dan Jajang C. Noer, kini sedang memberikan penilaian dari film-film yang telah diterima panitia, Selasa (11/10).

Menjadi dewan juri fersival film pendek yang mengambil tajuk "Politik Itu Asyik" ini menjadi kebanggan tersendiri bagi Jajang C. Noer. Pemegang piala artis terbaik Festival Film Indonesia (FFI 1992) itu memuji karya-karya anak muda yang mengikuti AMI Movie Award.


"Saya percaya dengan adanya lomba AMI Movie Award ini, membuat kita optimistis terhadap kesadaran politik anak muda dan membuat saya semangat menjadi juri. Ternyata ratusan yang melamar dan sudah dikerucutkan," ungkapnya saat acara pembukaan penjurian di ruang rapat Fraksi PKB di DPR, Senayan, Jakarta.

Menurut Jajang, yang paling penting dari AMI Movie Award adalah menumbuhkan kepedulian anak muda terhadap politik.

"Karena kadang orang berpikir 'ah udalah, apa sih itu politik?'. Padahal hidup itu politik. Kita bisa hidup justru karena politik. Nah, tinggal politik yang bagaimana? Tentu berbagai kepentingannya. Tapi bahwa ada kesadaran itu di anak-anak muda kita, sudah luar biasa dan langkah yang sangat bagus," katanya lagi.

Senada dengan itu, Rako Prijanto menilai pemahaman politik anak muda terus berkembang. Dari beberapa film peserta yang dinilainya, AMI Movie Award ini bisa menjadi ajang saling menguntungkan bagi negara dan generasi muda.

"Pemahaman politik anak muda sudah mulai baik. Saya melihat, mereka memahami politik dengan sederhana. Jadi AMI Movie Award ini bisa menjadi simbiotik antara negara dan generasi muda untuk bisa lebih memahami politik. Karena ke depan negara ini butuh pemuda-pemuda unuk memimpin bangsa ini sebagai agen perubahan," terang sutradara film Sang Kyai ini.

Sejak dimulai pada tanggal 14 September lalu, AMI Movie Award menarik minat banyak sineas-sineas muda. Hal ini tampak dari data pengunduh formulir AMI Movie Award di www.fraksipkb.com yang mencapai 369 downloader.

Kini telah ada 51 karya film pendek yang akan diseleksi menjadi tiga film terbaik dan diumumkan pemenangnya pada puncak acara HUT 17 F-PKB, hari ini (Rabu, 12/10).

Ketua Panitia HUT 17 FPKB, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, menyatakan film pendek karya anak bangsa ini bukan hanya akan mendapat apresiasi. Namun akan menjadi pijakan Fraksi PKB dalam mengayomi anak-anak muda.

"Ini luar biasa. Kita memang ingin mengapresiasi sekaligus mencari referensi politik dari perspektif anak muda. Ini akan kami jadikan pijakan kebijakan fraksi dalam mengayomi anak muda," tegas Neng Eem. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya