Berita

Foto: Net

Bisnis

IPHI Dorong Pembentukan Badan Khusus Penyelenggara Haji

SELASA, 11 OKTOBER 2016 | 15:31 WIB | LAPORAN:

Ikatan Penyelenggaraan Haji Indonesia (IPHI) mendorong agar pasal pembentukan satu badan khusus pengelola haji masuk ke dalam revisi UU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh (PIHU) .

"Badan itu bersifat independen dalam menyelenggarakan ibadah haji," kata Ketua IPHI Abdul Khaliq Ahmad pada Forum Legislasi bertema "RUU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umbroh" di Media Center DPR, Jakarta, Selasa (11/10).

Pembicara lainnya adalah anggota Komisi VII DPR Maman Imanulhaq  dari Fraksi PKB dan Chotibul Umam Wiranu.


Menurut dia, banyak persoalan laten dari penyelenggaran ibadah haji selama ini yang harus diselesaikan. Salah satu melalui pembentukan satu badan khusus penyelenggaraan haji.

IPHI sendiri, jelas Abdul Khaliq sejak lama sudah memperjuangkan dibentuknya badan khusus tersebut. Namun, entah mengapa usulan pihaknya tersebut tidak diapresiasi dalam UU tersebut.

"Di Baleg draft usulan kami mentok," katanya.

Abdul Khaliq mengatakan, sudah saatnya penyelenggaraan haji di Indonesia dikelola oleh satu badan khusus. Tidak lagi dirangkap oleh Kementerian Agama. Badan tersebut dilaksanakan dengan manajemen moderen.

"Sudah saatnya fungsi operator dan regulator dipisah, Sedangkan Kemendag hanya fokus pada regulasi saja. Namun yang melaksanakan persoalan teknis adalah badan khusus non kementerian dan berada di bawah presiden, bukan swasta," demikian Abdul Khaliq.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya