Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Kepala Daerah Berprestasi Akan Meriahkan HPN 2017 Di Maluku

SELASA, 11 OKTOBER 2016 | 14:36 WIB | LAPORAN:

. Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2017 menyiapkan kegiatan seminar nasional bertajuk pelayanan publik yang inovatif di Provinsi Maluku, sebagai rangkaian kegiatan HPN 2017 pada bulan Januari tahun depan.

Hal itu bertujuan untuk membentuk karakter sumber daya manusia di Maluku, agar mampu bersaing dan menjadi provinsi unggulan di Indonesia. Rencananya, seminar tersebut akan diadakan di Aula Kantor Gubernur Maluku, yang pesertanya berasal dari satuan kerja perangkat dinas (SKPD) Provinsi Maluku.

Panitia HPN 2017 rencananya, akan mendatangkan kepala daerah berprestasi di Indonesia, seperti Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Bojonegoro Suyoto, Bupati Banyuwangi Azwar Annas, dan kepala daerah lainnya.


"Ini salah satu cara kita untuk meningkatkan kualitas SDM di Maluku, lewat kegiatan HPN 2017," kata Ketua Panitia HPN 2017, M Ihsan, di Kantor PWI Pusat, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa, (11/10).

Kegiatan seminar nasional di Maluku tersebut hasil kerjasama panitia HPN 2017 dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Nantinya, perwakilan dari KemenPAN/RB juga akan hadir dalam kegiatan tersebut.

Selain acara seminar yang diperuntukkan bagi SKPD Provinsi Maluku, panitia HPN 2017 juga menyiapkan seminar motivasi bagi pemuda-pemuda Maluku yang akan dilaksanakan bulan Januari di Universitas Pattimura.

Seminar tersebut berbentuk Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku. Tujuannya, membentuk karakter kepemimpinan di benak generasi muda penerus Maluku dalam membentuk daya saing dalam kancah nasional dan internasional.

Dengan tema "Bangkit dari Laut dan Karakter Orang Maluku", panitia HPN 2017 berharap seminar motivasi ini dapat mempersiapkan dan menciptakan SDM Maluku yang unggul di era kemaritiman, dan mengubah mindset masyarakat Maluku yang berorientasi darat di ubah menjadi berorientasi ke laut. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya