Berita

Taufik Kurniawan/Net

Politik

Taufik Kurniawan: Permintaan Maaf Ahok Dengan Proses Hukum Berjalan Terpisah

SELASA, 11 OKTOBER 2016 | 13:45 WIB | LAPORAN:

. Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan mengapresiasi permintaan maaf yang disampaikan oleh petahana, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas polemik pernyataan dia terkait surat Al Maidah ayat 51.

"Sekiranya ada permintaan maaf dari Pak Ahok, kita respon positif," ujarnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/10).

Anggota Dewan Pakar Partai Amanat Nasional ini kemudian meminta semua pihak untuk mengambil hikmah atas peristiwa yang menimpa Ahok itu agar persatuan dan kesatuan bangsa dapat tetap terjaga.


"Dan kita setuju untuk tidak menyentuh aspek SARA dalam kampanye dimanapun itu, dari Pilbupati sampai Pilpres tidak boleh terjadi," lanjutnya.

Hal itu dilakukan agar memberikan kesempatan bagi rakyat untuk berpikir secara jernih dalam memilih pasangan calon yang akan memimpin di daerahnya.

Nah, sekalipun sudah meminta maaf, proses hukum terhadap mantan Bupati Belitung Timur itu atas dugaan penistaan agama tetap harus terus berjalan.

"Kita cermati terlebih dahulu proses hukum maupun proses penyampaian maaf kan itu dua hal yang terpisah. Proses hukum terkait dengan ada yang melaporkan, ada pihak yang melapor. Selama pihak melaporksan dan pihak terlapor sudah ada kesepahaman tentunya itu ruang yang tidak diintervensi oleh siapapun, tapi hanya kedua belah pihak itu," tegasnya.

Dirinya berharap agar masalah ini jangan sampai menodai pelaksanaan Pilkada. Sebab menurutnya itu berpotensi menimbulkan disintegrasi bangsa.

"Sekali lagi jangan melakukan aksi provokasi yang tentunya itu diluar, saya yakin diluar jadwal kampanye resmi dari KPU. Kita tunggu saja jadwal resmi dari KPU," tukasnya. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya