Foto: RMOL
Foto: RMOL
"DPR tidak boleh nyambi sebagai eksekutif. Sebab bisa dianggap melanggar etika karena mengklaim program dana aspirasi yang merupakan program pemerintah menjadi program anggota-anggota DPR," tegas Direktur Centre for Budget Analysis, Uchok Sky Khadafi di Jakarta, Selasa (11/10).
Dia menekankan, tidak ada satu aturan pun yang saat ini ada, bisa menjadikan DPR sebagai eksekutif sekalipun untuk proyek yang diklaim sebagai dana aspirasi. Uchok menambahkan, dengan ikut melaksanakan proyek maka fungsi pengawasan DPR pun jadi terbengkalai.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04
Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00
Senin, 12 Januari 2026 | 23:31
Senin, 12 Januari 2026 | 23:23
Senin, 12 Januari 2026 | 23:21
Senin, 12 Januari 2026 | 23:07
Senin, 12 Januari 2026 | 23:00
Senin, 12 Januari 2026 | 22:44
Senin, 12 Januari 2026 | 22:20
Senin, 12 Januari 2026 | 22:08