Berita

Foto/Net

Politik

Warga DKI Jangan Terprovokasi Berita Miring Di Medsos

Baca Berita Mesti Dari Sumbernya
SELASA, 11 OKTOBER 2016 | 09:09 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muh Iriawan mengimbau warga DKI Jakarta menjaga suasana kondusif dengan tidak terprovokasi hasutan informasi media sosial (medsos) terkait persaingan kandidat menjelang Pilkada DKI 2017.

"Jangan terprovokasi berita miring di media sosial, sebab se­luruh pelanggaran pidana terkait hal itu sedang kami tangani," kata Iriawan saat meresmikan peningkatan level Mapolrestro Kota Bekasi Kota, kemarin.

Menurut Iriawan, Kota Bekasi sebagai daerah bersebelahan dengan DKI turut berpotensi terpengaruh hasutan provokasi karena mayoritas warganya be­raktivitas di DKI dan sebagian tercatat sebagai penduduk DKI.


Sejumlah dugaan kasus pe­langgaran aturan pilkada melalui media sosial yang kini tengah ditangani Polda Metro Jaya di antaranya komentar calon gu­bernur petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait Surat Al Maidah Ayat 51 dan provokasi vandalisme coretan salib di tem­bok masjid Al Falah Mampang Jakarta Selatan.

"Komentar Ahok sudah ditan­gani polisi. Ada juga provokasi medsos terkait tanda salib di salah satu masjid," paparnya.

Dikatakan Iriawan, tidak mungkin Nasrani pasang salib di masjid mengingat toleransi beragama di DKIsudah terjalin baik. "Urusan Ahok bicara ada yang tangani, jangan perkeruh suasana dan jangan mau diadu domba," katanya.

Masyarakat diimbau untuk mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada kepolisian dan tetap berkomitmen men­gawal jalannya pesta demokrasi yang kondusif dan lancar.

Sementara, Kabareskrim Mabes Polri Komjen Ari Dono Sukmanto mengaku, pihaknya aktif selama 24 jam di dun­ia maya untuk mengimbau, mencegah serta menindak pihak-pihak yang mengangkat isu suku agama ras dan antargolongan (SARA) jelang pilkada serentak Februari 2017.

"Kita sudah patroli cyber se­lama 24 jam sehari, 7 hari sem­inggu, dalam kaitannya untuk mengimbau dan ikut memberi respons, menetralisir, pada hal-hal berbau SARA di dunia maya dan media sosial," kata Ari Dono Sukmanto, kemarin.

Ari mengatakan, Polri dalam fungsi menjaga ketertiban dan keamanan, juga aktif mendorong para ahli agama, bahasa, dan sosial untuk memberikan coun­ter agar isu SARA di dunia maya tak berkembang liar seh­ingga merugikan banyak pihak. "Penjelasan dari kawan-kawan ahli agama yang lebih paham sangat dibutuhkan. Ini semua ak­tif memberi respons. Kami sudah lakukan itu termasuk mengim­bau melalui televisi agar situasi tetap kondusif," lanjutnya.

Mantan Kapolda Sulawesi Tengah ini menambahkan, Polri akan menangani laporan yang menyerang para calon kepala daerah dengan proporsional. "Setiap tindakan yang melanggar hukum pasti akan diproses," ujar Ari Dono. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya