Berita

Tengku Zulkarnaen/Net

Politik

Orang MUI Ingatkan Ahok Dengan Pepatah Melayu

SELASA, 11 OKTOBER 2016 | 10:23 WIB | LAPORAN:

. Dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama harus tetap ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian, meskipun Ahok sapaan calon petahana itu, sudah meminta maaf kepada umat Islam, terkait omongannya soal QS Al-Maidah ayat 51.

Demikian diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH. Tengku Zulkarnaen saat dihubungi wartawan, Selasa (11/10).

"Sekarang menurut KUHAP saja, negara Indonesia ada hukum. Meskipun sudah minta maaf jadi tetap ada proses hukum," kata Zulkarnaen.


Ibarat sebuah pepatah peribahasa melayu, lanjut Zulkarnaen, Ahok harus berani berbuat betani betanggung jawab.

"Orang yang lari dari tanggung jawab itu orang pengecut, dan manusia penggencut tidak layak mengemban amanah. Bagaimana kita memberikan amanah kepada mansusia pengecut, suka bikin onar nanti lari dari tanggung jawab. Lempar batu sembunyi tangan. Harus berani seperti Bung Karno yang bilang ini dadaku, mana dadamu," tegasnya.

Diketahui, sejauh ini ada beberapa organisasi yang melaporkan Ahok ke polisi akibat pernyataan konteoversialnya itu. Diantaranya adalah MUI Sumsel, MUI Riau, dan ikatakan-ikatan habib-habib.

"Kita ikut hukum negara saja. Nah kita ikuti prosedur hukum saja, kalau hukum Islam itu kan hukuman pancung. Tapi kan di Indonesia tidak. Jadi jangan mentang-mentang karena Ahok hukum terus jadi berubah. Dan MUI menghimbau supaya jangan terjadi keributan," tukas Zulkarnaen. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya