Berita

Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati Mau Calon Gubernur Adu Program Saja

SENIN, 10 OKTOBER 2016 | 11:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri khawatir isu suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA)  mengemuka dalam Pilkada. Secara khusus, ia juga khawatir bila itu terjadi di DKI Jakarta.

"Spesial untuk DKI, saya sudah melihat ada gejala bahwa salah satu isu yang terus-menerus ditampilkan adalah isu SARA," katanya di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta sebelum berangkat ke Blitar untuk berziarah ke makam Bung Karno (Senin, 10/10).

Presiden Kelima RI itu mengingatkan, Indonesia punya Pancasila yang mengajarkan toleransi atas perbedaan agama dan suku. Karenanya ia mewanti-wanti ke media agar tidak ikut mengipasi isu SARA.


"Kalau media ikut melakukan demikian, merupakan kemunduran demokrasi Indonesia yang berjalan sudah baik," tegasnya.

Ia lantas mengenang pengalaman Pemilu Presiden 2014 ketika Joko Widodo diserang dengan isu SARA. Megawati mengatakan, ada tabloid Obor Rakyat yang memberitakan Jokowi sebagai keturunan Tionghoa dan beragama Nasrani. Padahal Jokowi jelas-jelas orang Jawa dan pernah berhaji.

"Bagi kami ini skenario tak sehat," ucapnya.

Megawati juga menceritakan pengalamannya semasa menjadi Wakil Presiden dan ditugasi oleh Presiden Abdurrahman Wahid untuk keliling di wilayah Indonesia Timur yang kala itu dilanda konflik SARA. Putri Proklamator RI Bung Karno itu melihat langsung dampak konflik SARA kala itu.

"Konflik oleh hal yang tak berbobot tapi merugikan kita sendiri," ucapnya seraya mengharapkan ketiga pasang calon yang bersaing pada Pilkada DKI saling adu program. [rus]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya