. Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) harus menjadi sayap PDI Perjuangan yang mampu menerjemahkan dan mengimplementasikan pemikiran Islam Bung Karno di tengah-tengah masyarakat. Hal ini sesuai dengan arahan pidato Ketua Umum Megawati Soekarnoputri saat melantik Pengurus Pusat Bamusi September 2016 lalu bahwa Bamusi harus memperjuangkan Islam Nusantara yang Berkemajuan untuk Indonesia Raya.
Demikian disampaikan Sekretaris Dewan Penasihat Bamusi, Achmad Basarah, saat memberikan pengarahan usai pelantikan Pengurus Cabang Bamusi Jember, Jawa Timur (Sabtu, 8/10).
Selain Basarah yang juga merupakan Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan, hadir dalam pelantikan Bamusi dan pengurus DPC PDIP Jember ini Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekretaris Umum PP Bamusi Nasyirul Falah Amru, dan anggota DPR dari daerah pemilihan Jember Arif Wibowo. Selain itu juga hadir Bupati Jember Faida, Wakil Bupati Jember Abdul Muqit serta tokoh-tokoh masyarakat Jember.
Basarah mengatkan banyak yang tidak memahami dengan baik bahwa Pancasila merupakan ekstraksi gagasan pemikiran Islam dan Kebangsaan yang diramu oleh Bung Karno sejak masa remajanya. Saat Bung Karno remaja beliau mendapatkan pendidikan politik pertama kali dari tokoh Sarikat Islam, HOS Cokroaminoto di Surabaya. Kemudian Bung Karno menjadi santri KH Ahmad Dahlan tokoh pendiri Muhammadiyah bahkan pernah menjadi Ketua Dewan Pengajaran Muhammadiyah di Bengkulu tahun 1938.
Ketika kuliah di ITB Bandung, Bung Karno mulai mempelajari pemikiran pemikiran kebangsaan dari filsuf-filsuf dan tokoh-tokoh pemikir kebangsaan dari berbagai negara. Dua konstruksi pemikiran itulah yang kemudian Bung Karno komparasikan dengan nilai-nilai kebudayaan asli bangsa Indonesia yang hidup bertahun tahun di bumi nusantara," ucapnya.
Sintesis pemikiran itulah yang kemudian melahirkan konsep Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara yang dipidatokan Bung Karno untuk pertama kalinya di depan sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945.
Sementara Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat memberikan pembekalan kepada tiga pilar partai di Jember meminta agar menjaga kesolidan dan menunjukkan wajah partai yang diharapkan masyarakat. Dia mengingatkan pengurus partai di tingkat ranting, anak ranting dan satgas partai menjadi kekuatan utama partai sebagaimana yang selalu dipesankan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri kepadanya selaku sekjen.
Sebelum turun ke daerah, Ibu Megawati selalu menitipkan salam kepada kader yang di daerah. Beliau juga mengingatkan seluruh elit partai mulai level DPP, anggota DPR sampai yang di eksekutif dan legislatif untuk turun dan menyapa rakyat. Beliau juga selalu mengingakan kekuatan utama partai adalah ranting, anak ranting dan satgas partai,†ucap Hasto.
[ysa]