Berita

Foto/Net

Bisnis

Prasetyo Pastikan Singapura Dukung Program Tax Amnesty

SABTU, 08 OKTOBER 2016 | 08:11 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Jaksa Agung HM Prasetyo memastikan aparat hukum di Singapura tidak akan mengha­lang-halangi Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki kekayaan di Singapura untuk ikut program Tax Amnesty.

Kepastian itu diperoleh Pras setelah melakukan pertemuan bilateral dengan Jaksa Agung Singapura di sela-sela Forum Jaksa Agung se-ASEAN di Singapura.

Dalam pertemuan dengan Jaksa Agung Singapura, Pras mengaku mendapat pengakuan langsung dari Jaksa Agung Singapura bahwa isu bahwa Pemerintah Singapura akan menggagalkan Program Tax Amnesty tidaklah benar.


"Dia (Jaksa Agung Singapura) katakan tidak seperti itu. Tidak ada niatan sama sekali dari Singapura untuk gagalkan Tax Amnesty. Mereka bahkan men­dukung yang diselenggarakan Pemerintah Indonesia," ka­tanya.

Pras mengaku, telah men­jelaskan secara detil kepada Jaksa Agung Singapura apa makna dan tujuan dari Program Tax Amnesty ini sehingga sangat diharapkan ke­berhasilannya oleh Pemerintah Indonesia.

Pemerintah Singapura pun paham betul alasan Indonesia membuat kebijakan tersebut. Makanya, dia mengimbau ke­pada para pemilik uang wajib pajak yang selama ini belum menyelesaikan wajib pajaknya secara baik dan benar agar bisa menggunakan kesempatan ini untuk melaporkan pajaknya ke Dinas Pajak.

"Ini saat paling tepat bagi mereka untuk manfaatkan pe­luang emas ini. Sebab mereka akan dapatkan kemudahan dan keringanan. Dan mereka nya­takan bahwa tidak ada sedikit­pun Pemerintah Singapura membuat kebijakan baru untuk menghalang-halangi atau kata­kanlah menggagalkan program Tax Amnesty kita," jelasnya.

Tentunya, lanjut dia, pengakuan dari Jaksa Agung Singapura ini merupakan suatu hal yang menggembirakan dan melega­kan karena desas-desus bahwa Singapura berupaya menakut-nakuti WNI yang memiliki harta disana dan berkeinginan ikut Tax Amnesty sama sekali tidak benar.

"Itu saya dapat penjelasan langsung dari jaksa Agung-nya," jelasnya.

Bukan hanya itu, lanjut eks Politisi Nasdem ini, Pemerintah Singapura juga berkomitmen untuk menyampaikan infor­masi soal wajib pajak besar yang selama ini menyimpan uangnya di Singapura.

"Tentunya nanti itu ada folloow upnya. Cuman itu bu­kan urusan Kejaksaan Agung. Tapi saya rasa Kementerian Keuangan sudah melangkah ke arah sana," katanya. ***

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya