Berita

Alex Noerdin/net

Nusantara

Tiga Warganya Jadi Pengikut Dimas Kanjeng, Ini Komentar Alex Noerdin

JUMAT, 07 OKTOBER 2016 | 15:15 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, menyesalkan ada tiga warga Provinsi Sumatera Selatan yang diinformasikan menjadi pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang mengklaim bisa menggandakan uang.

Alex Noerdin mengatakan, seharusnya masyarakat bekerja lebih giat untuk lebih sejahtera bukan dengan percaya iming-iming irasional.

Ia juga mengajak masyarakat menggunakan sebagian uang yang ada untuk berinvestasi, bukan malah diserahkan kepada orang yang mengaku bisa menggandakan uang.


Dengan nada menyindir, ia mengatakan Dimas Kanjeng Taat Pribadi adalah orang yang sukses. Sayangnya kesuksesan itu didapat dari hasil menipu banyak orang.

"Yang sukses itu dia (Dimas Kanjeng)," katanya di Griya Agung, Palembang, Jumat (7/10), dikutip dari RMOL Sumsel.

Kemarin, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan membeberkan bahwa tiga warga Sumatera Selatan telah menjadi pengikut dari Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang kini telah ditahan Polda Jawa Timur terkait kasus penipuan dan pembunuhan.  

Ketua Komisi Fatwa MUI Sumatera Selatan, Amin Yati, mengatakan, tiga warga Sumsel tersebut tinggal di kawasan Kelurahan Borang Kecamatan Sako Kota Palembang, kawasan Keramasa Kabupaten Banyuasin dan Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya