Berita

Oesman Sapta/Humas MPR

Oso: Sesama Anak Bangsa Jangan Bersikap Eksklusif

JUMAT, 07 OKTOBER 2016 | 06:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta berterima kasih kepada warga keturunan Tionghoa yang terhimpun dalam Harapan Kasih (HAKA) Indonesia karena telah berpartisipasi dalam pembangunan nasional.

"Hari ini merupakan hari kebangkitan Indonesia. Karena keluarga HAKA benar-benar mencintai Indonesia," kata Oso sapaan akrabnya, di hadapan ratusan anggota HAKA Indonesia, di Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/10).

Menurutnya, dimanapun tempatnya, semua anak bangsa bisa mengabdi. Walau beragam, terdiri dari suku, agama, dan bahasa namun kalau sudah menjadi warga negara Indonesia maka ia adalah anak bangsa.


"HAKA seperti anak Indonesia lainnya," ucap Oso.

Di harapkan organisasi yang menghimpun keturunan Tionghoa itu menjadi contoh bagi organisasi keturunan Tionghoa lainnya. "Mari kita satukan keluarga Tionghoa lainnya, untuk membangun Indonesia," ujarnya.

Diungkapkan oleh Oso, HAKA telah membangun sekolah, salah satunya di daerah Bandung. Sekolah menurutnya sangat penting sebab pada masa lalu, sekolah itu suatu yang susah. Oso mengajak pada anggota HAKA untuk mencintai Empat Konsensus Kebangsaan: Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Oso menambahkan, sesama anak bangsa jangan merasa ada perbedaan, jangan bersikap eksklusif, yang semua itu bisa menimbulkan kecemburuan sosial. Ini penting sebab menurut dia, bangsa ini tidak mengenal perbedaan kelas karena faktor agama, suku, dan asal usul.

"Kita semua adalah bangsa Indonesia," tegasnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya