‎ Elektabilitas petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih digdaya dalam hasil survei yang dirilis Populi Center.
Elektabilitas mantan bupati Belitung Timur itu ‎sebesar 43,7 persen. Ahok unggul jauh dari Anies Baswedan yang berada di peringkat kedua dengan 24,5 persen. Sementara Agus Harimurti Yudhoyono berada di peringkat bawah dengan 16,3 persen. Sementara swing voter sebanyak 15,5 persen.
"Saat responden ditanya, jika Pilkada dilangsungkan hari ini dan pesertanya hanya tiga, maka warga Jakarta kembali memilih Ahok sebagai gubernur," ujar peneliti Populi Center,‎ Nona Evita saat memaparkan hasil survei bertajuk 'Arah Suara Pemilih Pilgub DKI' di Kawasan Slipi, Jakarta, Kamis (6/10).
Sementara pasangan Ahok, Djarot Syaiful Hidayat juga unggul dari Sandiaga Uno dan Sylviana Murni dalam kategori bakal calon wakil gubernur. Djarot memiliki elektabilitas 35,3 persen, Sandiaga 27,5 persen, Sylviana 12,7. Sementara
swing voter sebanyak 24,5 persen.
"Responden Jakarta mengaku tokoh yang paling dianggap pantas sebagai wakil gubernur adalah Djarot Syaiful Hidayat," tandas Nona.
Survei lokal secara
scientific untuk mengetahui arah suara pemilih Ibukota di Pilkada Jakarta 2017 ini dilakukan melalui tatap muka di enam wilayah DKI mulai dari 25 September hingga 1 Oktober 2016. Besaran sampel sebanyak 600 responden yang dipilih melalui metode
multistage‎ random sampling. Sementara
margin of eror plus minus 4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
[rus]