Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah: Ahok Minder Dengan Agama Dan Kesukuannya

KAMIS, 06 OKTOBER 2016 | 11:47 WIB | LAPORAN:

Waki Ketua DPR, Fahri Hamzah mengatakan, seharusnya semua pihak sadar bahwa negara ini memiliki konstitusi yang melebihi kecanggihan konstitusi bangsa lain.

"Orang Amerika perlu 200 tahun menerima kulit hitam, Indonesia ini baru 16 tahun (era reformasi) itu semua orang sudah boleh jadi semua hal dalam kelembagaan negara. Jadi bangsa ini lebih canggih dari bangsa lain," ujarnya  di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10).

Hal ini diutarakan Fahri menanggapi rekomendasi Mukernas I Partai Persatuan Pembangunan (PPP) agar syarat presiden RI harus warga negara Indonesia asli masuk pasal 6 UUD 1945


Menurut Fahri, kelebihan ini seyogyanya dijadikan satu kesadaran bahwa pertumbuhan konstitusi Indonesia sudah luar biasa. Makanya ia tidak sependapat celotehan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang dinilainya terlampau mengeksploitasi isu agama dan kesukuannya. Justru pernyataan Ahok menunjukan bahwa dia minder.

"Mungkin dia nggak paham ya. Dia bilang orang Islam tidak milih saya karena Alquran, dia itu minder. Itu ruang publik, sementara agama itu ruang privat, urusan agama orang masing-masing. Dia nggak perlu pusing dengan dinamika agama lain. Jadi tidak perlu minder masuk ke dalam isu agama lain," ujarnya.

"Begitu anda masuk ruang publik itu anda punya semua orang kok, semua agama," imbuhnya.

Ahok dan PPP tidak selayaknya lagi mempersoalkan kesukuan maupun agama seseorang yang sudah masuk ke ruang publik.

"Saya tidak setuju dengan ekstrimitas saudara Ahok dan ekstimisme PPP, sebab itu datang dari pemahaman yang keliru tentang agama dan pemahaman yang keliru tentang konstitusi," tukas politisi PKS ini.[wid] 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya