Berita

Monas Jakarta/Net

Politik

PILKADA JAKARTA

Ahok Si "Tukang Gusur" Berpeluang Tersungkur, Agus Dan Anies Bersaing Ketat

KAMIS, 06 OKTOBER 2016 | 10:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Setelah munculnya pesaing Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, yaitu Agus Yudhoyono-Sylviana Murni dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, elektabilitas Ahok yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat kian merosot.

"Ahok kemungkinan terpental, Agus dan Anies dipastikan akan bersaing ketat," kata Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, Kamis (6/10).

Menurutnya, alasan kemungkinan Ahok terjungkal karena terkesan membela kepentingan pemilik modal, dan tidak berpihak pada nasib wong cilik.


"Sosok "tukang gusur" kian melekat pada diri Ahok, termasuk kasus lainnya, seperti reklamasi Jakarta, dugaan keterlibatan kasus lahan RS Sumber Waras, sampai gaya bicara yang terkadang keluar dari fatsun politik dan se-suka hati tanpa memperhatikan norma dan etika," sebut Pangi.

Namun demikian, Pangi tetap mengapresiasi Gubernur Ahok yang sudah berusaha meningkatkan pelayanan publik, miminimalisir pungli, dan membenahi tata ruang dan taman Ibukota.

Diketahui, baru-baru ini beberapa lembaga survei merilis hasil surveinya untuk memotret elektabilitas pasangan cagub dan cawagub pada Pilkada Jakarta 2017.

Lingkaran Survei Indonesia (LSI): Ahok-Djarot (31,4 persen), Anies-Sandiaga (21,1 persen), dan Agus-Syilvi (19,3 persen), sementara pemilih mengambang (28,2 persen).

Media Survei Nasional (Median): Ahok-Djarot (34,2 persen), Anies-Sandiaga (25,4 persen), dan Agus-Syilvi (21 persen), serta pemilih mengambang (19,4 persen). [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya