Berita

Politik

Akbar Tanjung: Citra Parpol Merosot Karena Politisi Minim Etika

KAMIS, 06 OKTOBER 2016 | 10:32 WIB | LAPORAN:

Politikus senior Golkar Akbar Tanjung menekankan pentingnya penegakan etika dalam berpolitik sebagai jawaban dari merosotnya citra partai politik di mata masyarakat, belakangan ini.

"Pelajaran etika politik akan menjadi salah satu materi penting dalam Sekolah Kepemimpinan Politik Bangsa ini," kata Akbar di Jakarta, Kamis (6/10)

Kepemimpinan Politik Bangsa Generasi ke 2 telah diluncurkan kemarin (Selasa, 5/10) di Kantor Akbar Tanjung Institute, Pancoran, Jakarta Selatan,


Di hadapan para peserta Sekolah Kepemimpinan yang berasal dari kelompok Cipayung, Akbar mengatakan, partai politik harus berbenah diri agar tidak tergerus dinamika politik bangsa yang serba dinamis.

Akbar menjelaskan, sekolah kepemimpinan menjadi salah satu program andalan Akbar Tanjung Institute. Akbar mengaku memiliki obsesi mencetak kader-kader pemimpin politik melalui sekolah kepemimpinan ini.

Obsesi Akbar bukan tanpa sebab. Berkaca pada kiprahnya di dunia politik, Akbar yang memulai kariernya di HMI, bersama-sama dengan tokoh lain mendirikan kelompok Cipayung.

"Saat itu, fokus kami soal kesenjangan ekonomi dalam pembangunan. Kami berharap nanti akan lahir generasi baru pemimpin politik dari sekolah ini," ujarnya.

Ada beragam materi yang akan disampaikan dalam sekolah kepemimpinan ini. Mulai dari etika politik, sistem kepartaian di Indonesia, hingga hukum politik.

Sejumlah tokoh yang ahli di bidangnya didapuk Akbar menjadi pengajar. Di antaranya, Mahfud MD, Jimly Asshiddiqie, Franz Magnis Suseno, Ahmad Basarah, hingga Yudi Latif.[wid]



    

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya