Berita

Sophia Latjuba/net

Politik

Sophia Latjuba Pendukung Ahok Sekaligus Kader Nasdem

RABU, 05 OKTOBER 2016 | 12:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ada kisah di balik kemunculan nama artis Sophia Latjuba di dalam daftar juru bicara tim kampanye pasangan petahana Pilkada Jakarta, Basuki Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Ketua DPP Partai Nasdem yang menjabat Ketua Bidang Media di dalam Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Martin Manurung, mengklaim bahwa Sophia sudah bergabung dengan politik melalui partainya selama beberapa bulan terakhir.

"Sophia Latjuba pendukung Ahok dan kader Partai Nasdem. Beberapa bulan yang lalu Sophia menyatakan ingin masuk Nasdem dan memperkuat Nasdem DKI Jakarta," kata Martin kepada wartawan, Rabu (5/10).


Mengingat adanya agenda politik Pilkada Jakarta dan dukungan Nasdem ke Ahok-Djarot, Partai Nasdem pun langsung menugaskan Sophia untuk bertugas dalam Pilkada DKI dan terlibat di dalam tim pemenangan.

"Kebetulan sekarang Pilgub DKI Jakarta, maka Sophia ditugaskan partai untuk memperkuat Tim Pemenangan Ahok-Djarot," ujar Martin, seperti diberitakan RMOL Jakarta.

Menurut Martin, kehadiran Sophia membawa keuntungan tersendiri bagi Ahok-Djarot. Perempuan keturunan Jerman itu memiliki kemampuan menarik dukungan orang-orang yang apolitis kepada Ahok.

"Dia ditugaskan untuk meraih pemilih yang non-politis serta mengajak teman-teman artis lainnya untuk sama-sama peduli dengan kelanjutan pembangunan DKI Jakarta yang sudah baik di bawah kepemimpinan Ahok-Djarot," ungkap Martin.

Kedekatan Sophia dan Ahok sudah lama jadi pembahasan umum. Saat masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Jakarta di tahun 2013, Ahok menghadiri peluncuran film yang dibintangi putri Sophia, Eva Celia.

Selain itu, dalam akun instagramnya di @sophialatjuba, dirinya pernah mengupload foto dirinya sedang berada di stan TemanAhok.

Kala itu, Ahok masih percaya diri sesumbar akan maju ke Pilkada Jakarta lewat jalur independen (non parpol) dengan dukungan 1 juta KTP yang dikumpulan Teman Ahok. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya