Berita

Net

Politik

Nusron Wahid Diminta Proaktif Tangani Kasus TKI

RABU, 05 OKTOBER 2016 | 02:35 WIB | LAPORAN:

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid diminta tidak hanya menerima pengaduan terkait kasus yang menimpa TKI di luar negeri. Lebih dari itu, BNP2TKI harus mau proaktif menangani kasus-kasus yang menimpa pahlawan devisa.

"Saya minta dalam hal ini harus bertindak responsif dan proaktif dalam menyelesaikan kasus-kasus TKI kita. Karena ini kan menyangkut nasib warga negara Indonesia di luar negeri," ujar anggota Komisi IX DPR RI Amelia Anggraini kepada redaksi, Rabu (5/10).

Data yang disampaikan BNP2TKI, setidaknya terdapat 1.132 kasus yang menimpa pekerja migran di Malaysia, dan baru 29 kasus yang bisa diselesaikan. Sementara di Arab Saudi terjadi 890 kasus dan baru 480 kasus yang bisa diselesaikan.


"Saya berkeyakinan bahwa sebenarnya masih banyak kasus-kasus yang belum terdata," ungkap Amel.
 
Tak hanya itu, dia juga meminta target waktu yang jelas sampai kapan kasus-kasus yang masih tertunda bisa diselesaikan oleh Nusron Wahid. Selain juga masih adanya pengiriman TKI ke berbagai negara di Timur Tengah meski pemerintah sudah melakukan moratorium pengiriman.

"Jika Pak Nusron bilang perlu ada penataan ulang sistem, tata ulang sistem seperti apa itu spesifikasinya. Tentu saja harus solutif," tegas Amel. [wah]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya