Berita

Foto/Seskab

Politik

Jokowi Sambut 18 Dubes Negara Sahabat Di Istana Negara

SELASA, 04 OKTOBER 2016 | 12:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo menerima surat-surat kepercayaan dari 18 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) untuk Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (4/10).

Usai upacara penerimaan surat-surat kepercayaan dari 18 dubes di ruang Kredensial Istana Merdeka tersebut, Presiden Jokowi mengajak satu per satu para Dubes untuk melakukan veranda talk, dengan pembicaraan yang lebih dekat.

Tampak mendampingi Kepala Negara adalah Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.


Dalam penerimaan surat kepercayaan dubes baru negara sahabat itu, juga diperkenalkan tradisi baru dimana para dubes yang datang disambut dengan pasukan kehormatan di halaman Istana, sebelum memasuki ruang tunggu di Komplek Istana Merdeka.

Dilansir dari laman setkab.go.id, berikut nama-nama dubes LBBP Designate Resident dan Designate Non Resident yang menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Presiden Jokowi.

Mehmet Kadri Sander Gorboz, Dubes LBBP Republik Turki; Mohamed Abdulla M Bin Mutleq Algafhli, Dubes LBBP Persatuan Emirat Arab; Peter MacArthur, Dubes LBBP Kanada; Michael Freiherr von Ungern-Stemberg, Dubes LBBP Republik Federal Jerman; Helene Steinhausi, Dubes LBBP Republik Austria; Deborah Ho Ng de Cogley, Dubes LBBP Republik Panama; Gonzalo Mendoza Negri, Dubes LBBP Republik Chile; Ahmed Bin Jassim Mohammed Ali Al-Hamar, Dubes LBBP Negara Qatar; Ahmed Amr Ahmed Moawad, Dubes LBBP Republik Arab Mesir; Osama Mohammad Abdullah Alshuaibi, Dubes LBBP Arab Saudi; Jose Renato Salazar Acosta, Dubes LBBP Republik Kolombia.

Selanjutnya, Clement Philip Ricardo Allicock, Dubes LBBP Jamaika berkedudukan di Tokyo; Helena Drnovsek Zorko, Dubes LBBP Republik Slovenia berkedudukan di Canberra; Hinauri Petana, Dubes LBBP Samoa berkedudukan di Canberra; Walubita Imakando, Dubes LBBP Republik Zambia berkedudukan di Kuala Lumpur; Yahya Ngam, Dubes LBBP Republik Islam Mauritania berkedudukan di Tokyo; Yazkuli Mammadov, Dubes LBBP Turkmenistan berkedudukan di Kuala Lumpur; dan Anne Namakau Mutelo, Dubes LBBP Republik Namibia berkedudukan di Kuala Lumpur. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya