Berita

Agus Yudhoyono-Sylviana Murni/net

Politik

Pengaruh SBY Masih Disegani Jokowi, Agus-Sylvi Kuda Hitam

SENIN, 03 OKTOBER 2016 | 17:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pengaruh Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), masih sangat terasa dalam wahana politik nasional.

Hal itu akan menjadi nilai plus bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang diusung Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN. Pasangan Agus-Sylvi potensial menjadi kuda hitam dalam Pilgub DKI 2017.

Hal itu dikatakan pengamat politik dari Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedaikopi), Hendri Satrio. Ia bahkan mengamati bahwa Presiden Joko Widodo masih merasa segan dengan pengaruh Ketua Umum Partai Demokrat itu.


"Lihat saja, setiap SBY komentar, Jokowi selalu respons dengan tindakan. Kalau Prabowo yang komentar kan (Jokowi) biasa saja," ujarnya saat ditemui di Menteng, Jakarta, Senin (3/10).

Jika menilik peta kekuatan tiga pasangan bakal calon di Pilkada Jakarta, Hendri menyamakan pertarungan ini sebagai pertarungan antar para bekas calon presiden yaitu Megawati Soekarnoputri (pasangan Ahok-Djarot), Susilo Bambang Yudhoyono (Agus-Sylvi) dan Prabowo Subianto (Anies-Sandiaga).

Dalam pertarungan di arena Pilpres, SBY terbukti sudah dua kali menaklukkan Megawati. Sementara, Prabowo selalu kalah dalam pertarungan.

"Makanya kenapa ini Anies-Sandi enggak terlalu dihitung karena enggak pernah menang. Dia kalah terus. Itu juga alasan kenapa nanti Ahok-Djarot dan Anies-Sandi akan lakukan segala cara untuk gagalkan Agus-Sylvi di putaran kedua. Kalau lolos putaran kedua bisa menang," terang pengajar di Universitas Paramadina ini. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya