Berita

Tjahjo Kumolo/Net

Politik

Tjahjo: Masih Ada Yang Menolak Pancasila

SENIN, 03 OKTOBER 2016 | 12:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober lalu di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jakarta, Senin (3/10).

Dalam kesempatan itu, Tjahjo menyampaikan sejumlah pesan kepada jajaran pejabat dan staf di lingkup Kemendagri untuk turut serta memperkokoh persaudaraan antarsesama sebagai satu bangsa dan negara Indonesia tanpa memandang agama, suku dan kepercayaan.

"Upaya menghilangkan Pancasila terus menerus menjadi cobaan bangsa kita. Sekarang pun masih ada yang secara terang-terangan maupun tertutup atau halus-halus menolak Pancasila," kata dia dalam sambutan upacara.


Padahal, pada prinsipnya, lanjut Tjahjo, negara ini telah mempunyai Pancasila sebagai dasar negara. Negara yang merdeka, berdaulat, mandiri dan berkepribadian. Sekarang bagaimana sila-sila dalam Pancasila itu bisa diimplementasikan dalam pengambilan putusan politik dan keseharian.

"Saya kira kesepakatan bangsa ini didukung TNI/Polri dan seluruh elemen masyarakat kita harus berani tentukan sikap siapa lawan dan kawan yang ingin memecah kita dan mengganti Pancasila," ujar dia.

Tjahjo menambahkan, Kesaktian Pancasila adalah sebuah tragedi dalam upaya menggagalkan dan mengganti Pancasila sebagai dasar negara. Hal ini menunjukan bangsa ini masih rentan dan mudah terpengaruh oleh provokasi baik dari luar maupun dalam negeri.

Dalam upacara tersebut seperti dilansir dari laman kemendagri.go.id, selain staf di lingkungan Kemendagri, sejumlah praja IPDN turut serta mengikuti peringatan tersebut. Mereka menjadi petugas upacara. Sedangkan Sekjen Kemendagri Yuswandi A Temenggung membacakan teks Pancasila. Sedangkan, Dirjen Polpum Kemendagri membacakan teks UUD 1945. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya