Berita

Politik

Masih Dibahas, Tim Pemenangan Agus-Sylvi Diumumkan Selasa

MINGGU, 02 OKTOBER 2016 | 16:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Lebih dari seminggu setelah mendaftar ke KPUD DKI Jakarta sebagai calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur, struktur tim pemenangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni belum juga terbentuk.

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Nachrowi Ramli pimpinan empat partai pengusung Agus-Sylvi masih membahasnya.

"Tim pemenangan belum diumumkan. Kita tunggu saja," kata politikus yang biasa disapa Bang Nara ini di Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (2/10), seperti dilansir RMOLJakarta.


Dikatakannya, siapapun yang ditunjuk nantinya harus siap mengemban tugas sebagai ketua pemenangan. Termasuk dirinnya. "Tapi sekali lagi ini kan empat partai koalisi, bahkan sudah nimbrung (bertambah) lagi 9 partai non parlemen," ujarnya.

Hingga saat ini, lanjut Nara, belum diketahui siapa yang akan memimpin tim pemenangan tersebut. Apakah dari Demokrat atau perwakilan dari tiga partai lainnya.

"Saya belum tahu, tapi konsepnya, semuanya rasa memiliki semuanya. Rasa bertanggung jawab juga kita ambil semuanya," kata dia.

Namun, pihaknya sudah menyiapkan strategi pemenangan pasangan Agus-Sylvi saat kampanye nanti. "Kalau strategi tentu sudah kita siapkan. Namun itu kan sifatnya rahasia kalau strategi," ucapnya.

Pertemuan empat pimpinan partai dalam menentukan struktur tim pemenangan tersebut, tambah Nara, akan dilakukan dalam minggu ini dan akan langsung diumumkan serta didaftarkan ke KPUD DKI Jakarta.

Untuk nama-nama yang akan mengisi formasi tim pemenangan tersebut, saat ini sudah disiapkan dari perwakilan empat partai pengusung dan pendukung. "Karena belum tertulis kita belum tahu, tapi sekali lagi kita siap. Hari Selasa pasti masuk. Insya Allah Selasa pagi, jadi Selasa sore sudah kita ketahui," pungkasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya