Berita

Nusantara

Ini Penyebab Videotron Di Jakarta Kebobolan Film Porno

SABTU, 01 OKTOBER 2016 | 08:13 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Insiden tayangan film porno pada sebuah videotron di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemarin siang, dapat terjadi karena lemahnya sistem keamanan pada komputer yang digunakan.

Hal demikian dikatakan Technical Consultant PT Prosperita-ESET Indonesia, Yudhi Kukuh, menanggapi insiden film porno di Jalan Iskandarsyah itu.

Namun dia menduga, tujuan hacker meretas sistem komputer milik pengelola, PT Transito Adiman Jati itu bukan untuk kejahatan ekonomi seperti kejahatan dunia maya pada umumnya.


"Sejauh ini tidak ada berita pelaku menuntut sesuatu, hanya meretas kemudian menampilkan video porno," kata Yudhi dalam rilis yang diterima redaksi.

Yudhi melanjutkan, yang perlu diperhatikan adalah bahwa kejadian ini dapat terjadi akibat lemahnya sistem keamanan pada komputer yang digunakan.

"Diperlukan dukungan antivirus-antimalware yang handal dan super ringan karena biasanya CPU yang digunakan spesifikasinya rendah. Proteksi firewall menjadi penting. Penyusupan datang karena ada celah," jelasnya.

Insiden fim porno di videotron itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, di mana keadaan lalu lintas dan aktivitas warga sedang ramai. Videotron ukuran besar itu memutar film porno dalam waktu cukup panjang.

Diduga, penyusupan dilakukan dengan cara mengirim virus ke aplikasi yang terdapat pada videotron. Virus tersebut kemudian menyambungkan ke situs yang menampilkan video porno. Pembajakan itu tidak bisa diatasi karena password juga dikuasai oleh "hacker".

Kemarin, Suku Dinas Kominfomas Jakarta Selatan langsung bergerak mengecek reklame LED di Jalan Iskandarsyah, perempatan Jalan Wijaya-Antasari, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dibantu masyarakat di sekitar lokasi, tim langsung mematikan saklar listrik yang berada di tiang reklame.

Kasudin Kominfomas Jakarta Selatan, Lestari Ady Wiryono, dari hasil penelusuran, LED berukuran 24 meter persegi tersebut diketahui milik PT Matapena Komunika Advertama yang mensubkontrakkan isi kontennya kepada PT Transito Adiman Jati Transito Advertising yang beralamat di Gedung Kompas Gramedia di Jalan Palmerah Barat, Jakarta.

Berdasarkan data yang ada, papar Lestari, terdapat 58 titik LED yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan dengan luas monitor yang beragam. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya