Berita

Politik

Ketum AMPI Nyaris Kena Lemparan Kursi

SABTU, 01 OKTOBER 2016 | 07:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Musyawarah Nasional ke VIII Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) yang berlangsung di dinning hall Jakabaring Sport City, Palembang berlangsung ricuh, Jumat malam (30/9).

Peristiwa bermula ketika anggota AMPI dari DPD Sumatera Utara memprotes pimpinan sidang Dave Laksono yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat  AMPI karena diduga telah melakukan rekayasa sidang.

Dave Laksono awalnya meminta pandangan setiap DPD di seluruh Indonesia tentang Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dirinya.


DPD AMPI, seperti dari Papua Barat, Riau, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Jawa Tengah menerima LPJ Dave tanpa ada catatan. Hal itulah yang memicu anggota DPD dari Sumatera Utara langsung protes keras.

"Ini sudah settingan, dari tadi kami tidak dikasih ngomong. Ada apa ini? Ganti pimpinan sidang," kata salah satu anggota DPD Sumut, seperti diberitakan RMOL Sumsel.

Mereka menilai tanggapan setiap DPD sudah "diseting" oleh kubu Dave, lantaran tanggapan dari Riau diminta paling akhir.

DPD asal Sumut yang naik pitam langsung mengambil pengeras suara dan melontarkan protes keras sehingga memicu peserta lain ikut naik ke atas kursi.

Meja pimpinan sidangpun hampir terkena lemparan kursi dari anggota DPD Sumut yang protes. Beruntung, aksi tersebut langsung diredam oleh pihak panitia dan petugas kepolisan yang berjaga.

"Tolong tenang, tidak ada setingan dalam Munas ini, semuanya berhak bersuara. Memang kebetulan gilirannya saja tadi yang belum," ujar seorang anggota AMPI meredam massa yang memanas.

Akibat peristiwa tersebut, Munas AMPI akhirnya diskors untuk waktu yang belum ditentukan oleh pimpinanan sidang. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya