Berita

Herawati Diah/Net

Politik

Herawati Diah Meninggal Dunia

JUMAT, 30 SEPTEMBER 2016 | 07:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kabar duka kembali datang dari kalangan pers nasional. Tokoh pers Indonesia, Herawati Diah (99 tahun) meninggal dunia, Jumat pagi (30/9).

Pemilik nama lengkap Siti Latifah Herawati Diah itu menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit (RS) Medistra, Jakarta Selatan, pukul 4.20 WIB.

Herawati Diah lahir pada 3 April 1917 di Belitung dan merupakan istri dari tokoh pers yang juga mantan Menteri Penerangan, B.M. Diah.


Herawati dikenal sebagai wartawan Indonesia yang bersama wartawan-wartawan lain pada angkatannya gigih memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Putri dari Raden Latip dan Siti Aminah itu mengecap pendidikan Europeessche Lagere School (ELS) di Salemba. Lalu melanjutkan pendidikannya ke Jepang. Pada tahun 1941, Herawati menyelesaikan pendidikannya di Barnard College, Columbia University, Amerika Serikat.

Tahun 1942 Herawati kembali ke tanah air dan memulai karier sebagai wartawan untuk kantor berita United Press International (UPI), dan sempat bergabung dengan Radio Hosokyoku.

Pada 1 Oktober 1945, pasangan Diah menidirikan Harian Merdeka. Sepuluh tahun kemudian mereka mendirikan harian berbahasa Inggris pertama di Indonesia, The Indonesian Observer.

Bersama suaminya pada Desember 1949, Herawati menyaksikan Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag, Belanda. Selain Herawati dan BM Diah, wartawan lain yang ikut dalam rombongan Perdana Menteri Moh. Hatta ke Belanda adalah Rosihan Anwar dan istrinya Siti Zuraida, Sukrisno (Antara), Adinegoro dan istri (Mimbar Indonesia), Wonohito (Kedaulatan Rakyat),  Mohammad Said (Waspada), Kwee Kek Beng (Sin Po); Ir Pohan (Spektra); RM Sutarto (Berita Film), serta wartawan dari Ambon EU Pupella.

Akhir Maret 2016 lalu, Herawati Diah yang pernah menerima penghargaan Bintang Mahaputra hadir di Komplek Parlemen dalam acara bedah buku yang berjudul "99 Tahun Herawati Diah: Pejuang Pers Indonesia".

Pada kesempatan itu, Herawati Diah berpesan agar para wartawan menyampaikan berita secara objektif dan santun dalam berbahasa. Herawati Diah juga mengucapkan terima kasih kepada wartawan yang ikut memberantas korupsi.

Pada tahun 2011 bersama Rosihan Anwar, Herawati Diah menerima RMOL Lifetime Achievement Award dari Kantor Berita Politik RMOL.

Selamat jalan Ibu Herawati Diah. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya