Berita

Arcandra Tahar/Net

Politik

Soal Arcandra, Gerindra Tidak Akan Recoki Jokowi

KAMIS, 29 SEPTEMBER 2016 | 12:57 WIB | LAPORAN:

Archandra Tahar secara hukum saat ini sudah sah menjadi warga negara Indonesia setelah sebelumnya tersangkut masalah dwi kewarganegaraan.

Sebab itu tidak masalah jika Presiden Joko Widodo berkeinginan mengangkatnya kembali menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dengan catatan, Presiden harus memastikan nantinya Archandra benar-benar menjaga kedaulatan energi nasional demi kepentingan bangsa Indonesia.

Demikian ditegaskan  Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade saat dihubungi, Kamis (29/9).


"Jika masih membutuhkan tenaga Archandra, kami tentu menghormati hak prerogratif Presiden. Kami tidak akan menghalangi, bagaimanapun itu sepenuhnya hak Presiden," katanya.

"Tetapi kami minta jika Archandra diangkat kembali, itu semata-mata dilakukan demi kepentingan bangsa dan negara, demi kedaulatan energi nasional, sehingga bisa menghasilkan kesejahteraan rakyat Indonesia," sambungnya.

Lanjut Andre, kekayaan sumber daya alam nasional sudah seharusnya dinikmati bangsa sendiri, bukan asing. Celah-celah kebocoran kekayaan bangsa Indonesia yang pernah disinggung Ketum Gerindra Prabowo Subianto, menurut dia, harus bisa ditutup.  

Kebocoran kekayaan Indonesia ini sebelumnya pernah diingatkan Prabowo dari dua sektor, pertama dari anggaran negara untuk subsidi energi dan kebocoran pajak. Dari dua sektor ini nilainya bahkan mencapai Rp 1.000 triliun.

Kebocoran kekayaan Indonesia tersebut membuat negara menjadi tidak kuat. Karenanya, sudah saatnya dihentikan dan dikembalikan atau ditujukan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

Ditambahkan Andre, Partai Gerindra tidak akan mengganggu kebijakan apapun yang diambil pemerintah sepanjang tujuannya adalah kepentingan rakyat Indonesia. Termasuk dalam hal wacana pengangkatan kembali Archandra Tahar sebagai Menteri ESDM.

"Kami tidak akan mengganggu, tidak akan rese, tidak akan merecoki kebijakan presiden, tetapi kami minta presiden berlaku tegas jika mengangkat kembali Archandra semata-mata demi kedaulatan energi nasional, kesejahteraan rakyat Indonesia," ucapnya.[wid]



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya