Berita

Foto/MPR RI

Waspadai Fenomena Golput Di Pilkada Serentak 2017

RABU, 28 SEPTEMBER 2016 | 16:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2017 merupakan momen demokrasi penting buat seluruh rakyat Indonesia.  Walaupun pelaksanaannya masih terbilang cukup lama, tapi gaungnya sudah santer terdengar secara nasional dan internasional terutama Pilkada DKI Jakarta.

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) MPR RI, Abdul Kadir Karding dalam acara 'Dialog Ini Baru Indonesia' di Lobi Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (28/9), mengatakan bahwa Pilkada adalah momen demokrasi rakyat. Peran serta dan partisipasi rakyat dalam suksesnya Pilkada sangat diharapkan. Sebab, suksesi kepemimpinan daerah akan kembali juga kepada rakyat.

"Yang patut diwaspadai adalah masih maraknya fenomena golput. Golput ada dua faktor yakni golput karena kesadaran dan golput karena adminsitrasi atau ada kendala-kendala lain sehingga rakyat tidak bisa menggunakan hak pilihnya," katanya.


Diutarakan Karding, yang harus dikurangi bahkan dihilangkan adalah golput karena adminsitrasi dan kendala-kendala lain seperti dipaksa atau dibayar untuk tidak memilih. Jika golput karena kesadaran, maka harus disadarkan dengan diberikan pemahaman-pemahaman tentang kenegaraan dan pentingnya memilih pemimpin yang baik.

"Calon pemimpin juga seharusnya memberikan edukasi yang baik kepada calon-calon pemilih, dan pemilih juga harus memilih calon pemimpin yang sesuai dengan kriteria pemimpin yang baik dan amanah, harus berdasarkan kualitas dan kapabilitas calon bukan hanya sebatas suka saja," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Lembaga Pengkajian MPR dan mantan Pimpinan MPR periode 2009-2014 Ahmad Farhan Hamid mengungkapkan, dalam pelaksanaan Pilkada serentak nanti harus dijaga jangan sampai rakyat kehilangan hak pilihnya.

"Hal ini harus disadari betul oleh seluruh rakyat Indonesia. Janganlah membuat gerakan-gerakan dan hasutan-hasutan untuk menjadi golput apalagi mengajak orang lain untuk golput. Kita harus sadar bahwa partisipasi kita dalam memilih adalah hak kita sebagai rakyat dan hak kedaulatan kita sebagai rakyat," katanya.

Farhan menambahkan, memang kadangkala calon pemimpin yang ada tidak sesuai kriteria, tapi tidak lantas membuat menajdi golput atau mengajak yang lain untuk golput. Setidaknya pasti ada sedikit kriteria yang diinginkan ada di salah satu calon.

"Parpol juga harus bertanggung jawab terhadap edukasi masyarakat tentang ketatanegaraan dan demokrasi secara benar, sebab parpol 'tangannya' bisa sampai ke pelosok-pelosok. Pergunakanlah mesin politik parpol untuk melakukan edukasi kepada masyarakat," tandasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya