Berita

Foto/Dispen Kormar

Pertahanan

Prajurit Marinir Latihan Pengoperasian Meriam Anti Serangan Udara

RABU, 28 SEPTEMBER 2016 | 14:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) R.M. Trusono yang diwakili Asisten Logistik Komandan Korps Marinir (Aslog Dankormar) Kolonel Marinir Suherlan secara resmi membuka Kepelatihan Meriam AA 35 mm Twin Gun dan Radar AF 902 FCS tahun 2016 di Lapangan Trisula Menart-2 Mar Cilandak Jakarta, Rabu (28/9).

Pelatihan yang diikuti 16 prajurit dari Yonarhanud-1 Mar dan Yonarhanud-2 Mar tersebut merupakan rangkaian berlanjut dari kepelatihan yang telah dilaksanakan sebelumnya guna memperdalam pengetahuan tentang teknis pengoperasian meriam AA 35 mm Twin Gun dan Radar AF 905 FCS serta peralatan pendukungnya agar siap dioperasikan oleh satuan di lingkungan Korps Marinir.

Dalam amanat Dankormar yang dibacakan Aslog Dankormar mengatakan dengan kehadiran empat pucuk meriam AA 35 mm Twin Gun beserta Radar AF 902 FCS yang baru di jajaran Korps Marinir merupakan realisasi dalam upaya membangun kekuatan Korps Marinir guna memenuhi standart pokok minimum, moderenisasi alutsista menjadi keharusan dan tuntutan sehingga lebih efektif dalam pencapaian tugas pokok.


Meriam anti serangan udara ini, lanjut Aslog Dankormar, mampu menembakan amunisi dengan kecepatan tembak 550 butir permenit dan dengan didukung radar AF 902 FCS yang mempunyai kemampuan untuk searching sejauh 25 km dan tracking 15 km.

"Senjata ini sangat efektif dalam menghancurkan serangan udara karena memiliki kecepatan sangat tinggi serta dapat ditempatkan di berbagai macam kondisi jenis medan," kata Pamen Melati Tiga ini dalam rilis Dispen Kormar.

Kegiatan yang akan berlangsung hingga 1 Nopember 2016 tersebut dilatih langsung oleh instruktur dari PT. Norinco China dengan materi meliputi pengenalan, pengoperasian hingga perbaikan ringan sistem meriam dan radar tersebut.

Acara tersebut dihadiri oleh Asrena Dankormar Kolonel Marinir Edy Prakoso, Danmenart-2 Mar Kolonel Marinir Aris Setiawan, para Paban Slog dan Srena Kormar dan para Dansatlak Menart-2 Mar. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya