Berita

Foto: Istimewa

Bisnis

Misbakhun: Penjelasan Sri Mulyani Tentang Pengampunan Pajak Ideal dan Kredibel

RABU, 28 SEPTEMBER 2016 | 02:25 WIB | LAPORAN:

RMOL. Politisi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun menilai penjelasan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani tentang pengampunan pajak sangat bermanfaat bagi seluruh kader Golkar. Baik itu kader dari kalangan eksekutif maupun legislatif.

Menurut dia, pemaparan yang disampaikan guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu sangat terperinci dan gampang dipahami.

Karenanya, dia yakin penjelasan Sri Mulyani terkait pengampunan pajak itu sangat mungkin bisa diterima secara logika politik oleh seluruh kader partai berlambang pohon beringin tersebut.


"Ceramah Bu Sri Mulyani memberikan paparan yang bagus tentang kondisi ekonomi nasional saat ini mengenai langkah-langkah bagaimana membuat sebuah kebijakan fiskal yang ideal dan kredibel kepada seluruh jajaran Partai Golkar baik di legislatif dan eksekutif," ujarnya.

Lebih lanjut, Misbakhun menilai hubungan antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dibawah kepemimpinan Sri Mulyani dan Partai Golkar bersifat saling membutuhkan.

Dimana menurut Anggota Komisi XI ini Kemenkeu membutuhkan dukungan politik dari Partai Golkar. Sementara disisi lain dibawah kepemimpinan Setya Novanto, Partai Golkar juga memberikan masukan kepada pemerintah terkait program-program pro rakyat.

"Sri Mulyani juga membutuhkan dukungan Golkar dan Bu Sri juga menyatakan bahwa Partai Golkar adalah partai penentu banyak kebijakan pemerintah dan dukungan Partai Golkar sebenarnya juga dirasakan betul oleh Sri," jelasnya.

Diketahui, dalam acara yang sama, Sri Mulyani Indrawati memberikan ceramah terkait tantangan ekonomi Indonesia ditengah situasi ekonomi global saat ini kepada semua kader partai Golkar.

Mantan Direktur Bank Dunia itu juga menyoroti program Pengampunan Pajak yang saat ini terus digenjot pemerintah agar mereka dapat mencapai target.

Dengan adanya penjelasan ini, Miskabkhun mengatakan Partai Golkar, khususnya Komisi XI tidak akan ragu-ragu lagi untuk memberikan dukungan penuh bagaimana pemerintah ini bisa sukses menjalankan program-program ekonomi yang selama ini dibawah kendali Sri.

"Saya berharap dukungan ini bisa lebih konkrit dalam penyusunan anggaran yang pro rakyat yang mengerti dengan baik bagaimana membangun indonesia dari desa sesuai dengan visi Golkar 2045 dan visi di Nawacita Presiden Jokowi yang membangun Indonesia dari pinggiran," terangnya. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya