Berita

Bisnis

Uang Tebusan Tax Amnesty Sudah Mencapai Rp 65,9 Triliun

SELASA, 27 SEPTEMBER 2016 | 15:21 WIB | LAPORAN:

. Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengungkap uang tebusan yang masuk kas negara dari program Tax Amnesty atau pengampunan pajak sudah mencapai Rp 65,9 triliun.

"Uang yang masuk ke kas negara Rp 65,9 triliun hingga saat ini," ujar Sri Mulyani di Kantor Dirjen Pajak, Jakarta, Selasa, (27/9).

Menkeu menyampaikan hal tersebut usai menerima para pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang turut mensukseskan Tax Amnesty.


Hadir mendampingi Menkeu adalah Ketua Kadin, Rosan Roeslani, dan jajaran pengurus Kadin pusat lainnya seperti Anindya Bakrie, Bambang Soesatyo, dan Sandiaga Uno. Mereka baru saja melakukan proses pendaftaran dengan menyertakan SPH (Surat Pernyataan Harta).

"Kadin juga punya uang di sini (dalam negeri) dan luar negeri. Saya harap Kadin dapat membangun perekonomian Indonesia," ujar Sri.

Dengan ikut sertanya barisan pengusaha nasional dalam pengampunan pajak, lanjut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, lahir momentum untuk memulai tradisi kepatuhan pajak yang sangat berguna bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Pada akhirnya juga akan berguna bagi seluruh jajaran pengusaha Indonesia dan menciptakan lapangan kerja," imbuhnya.

Selain itu, pemerintah berharap momentum tax amnesty dapat memperbaiki hubungan antara pemerintah dengan dunia usaha, untuk iklim ekonomi Indonesia yang lebih baik.

"Dari tax amnesty ini, hal yang paling berharga adalah data mengenai deklarasi. Ini membuat pondasi ekonomi yang kuat bagi Indonesia," jelas Sri Mulyani. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya