Berita

Relawan Jakarta Keren/Net

Nusantara

PILKADA JAKARTA

Relawan Bang Idrus: 65 Persen Kader PKS Tidak Dukung Anies-Sandi

SELASA, 27 SEPTEMBER 2016 | 08:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Relawan Jakarta Keren pendukung Muhamad Idrus (kader PKS) ternyata belum memberikan dukunganya kepada pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno untuk Pilkada DKI Jakarta 2017. Anies-Sandi diusung koalisi Partai Gerindara dan PKS.

Ketua Tim Relawan Jakarta Keren, M. Hadi Nainggolan mengatakan meski PKS resmi mendukung pasangan Anies-Sandi, Ia menyebut akar rumput PKS akan bergejolak karena tidak mendukung kadernya sendiri.

"Saya yakin ini gejolak dari akar rumput sangat kuat, 65 persen kader PKS mereka tidak akan mendukung pasangan Anies-Sandi, karena PKS bukan mendorong kadernya sendiri. Yang jelas bekerja adalah Bang Idrus, tapi tidak diapresiasi oleh elite partai," tegas Hadi dalam kerangan persnya, Selasa (27/9).


Terkait Muhamad Idrus yang kini merapat ke pasangan Anies-Sandi, Hadi mengatakan dukungan tersebut masih personal dan belum diputuskan final.

"Dalam waktu dekat ini kami akan putuskan siapa yang paling layak dan relevan untuk didikung dan dimenangkan menjadi gubernur dan wakil gubernur nantinya. Intinya kami dan semua elemen yang selama ini di belakang Bang Idrus seperti ratusan ribu relawan Jakarta Keren, para habib, kiai kampung, ustadz muda, ustazah, ratusan komunitas siap untuk memimpin perjuangan untuk mengalahkan gubernur petahana," papar Hadi.

Ia menambahkan, dukungan Jakarta Keren ini nantinya bersifat final dan totalitas jika telah menetapkan dukungannya.

"Tentu ada beberapa parameter, diantaranya adalah cagub yang konsen dan mendukung gerakan-gerakan anak muda di Jakarta, cagub yang mau serius membina komunitas-komunitas anak muda kreatif, cagub yang visioner terhadap pembangunan Kota Jakarta yang keren. Ini akan kita amati nanti," tutup Hadi. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya