Berita

Nusantara

Gadis Asal Poso Incar Putri Pariwisata Indonesia 2016

MINGGU, 25 SEPTEMBER 2016 | 03:30 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Di tengah hingar-bingar berita penangkapan teroris setiap hari, kabupaten Poso ternyata menyimpan potensi sumber daya manusia yang mumpuni.

Salah satu gadis asal Poso bernama Rinda Arifdayanti diam-diam mengincar posisi teratas di ajang pemilihan  Putri Pariwisata Indonesia (PPI) 2016.

"Insyallah, bantu doa ya, saya optimistis bisa tampil dan memberikan yang terbaik untuk daerah saya Kabupaten Poso dan Sulawesi Tengah," ujar Rinda dalam keterangannya di Jakarta (Minggu, 25/9).


Kontes kencantikan ini telah dimulai beberapa waktu lalu dan akan berakhir 30 September 2016 nanti.

 Rinda merupakan Putri Pariwisata Sulawesi Tengah asal Kabupaten Poso sedang kuliah di Fakultas Hukum Universitas Sintuwu Maroso Poso. Bila terpilih dia bertekad untuk mempromosikan pariwisata daerahnya secara khusus dan Indonesia secara umum ke ajang kompetisi serupa di tingkat internasional.

Sejak perhelatan PPI digelar,  Rinda telah sukses masuk lima besar di tiga nominasi yakni top 5 modifikasi busana daerah yakni Busana Palindo, top 5 best tallent menampilkan Tari Tonda Tonda dan Top 5 evening gaun malam.

Pada bagian lain, Bupati Poso Darmin.A Sigilipu menyatakan mendukung penuh kiprah Rinda ditingkat nasional ini. Darmin berharap, Rinda mampu mempromosikan destinasi wisata Kabupaten Poso dan Sulawesi Tengah.

"Pemerintah Daerah sangat mendukung kiprah Rinda. Sejak awal kita dukung dia secara total agar Pariwisata ini dapat terpromosikan dengan baik," ujar Darmin.

Darmin menambahkan, saat ini Kabupaten Poso sudah sangat aman dikunjungi wisatawan. Bahkan, wisatawan asing sudah berdatangan di salah satu destinasi andalan Kabupaten Poso yakni Danau Poso.

"Danau Poso merupakan dua besar danau terluas di Indonesia dan salah satu danau terindah serta tertua di dunia sebab danau ini memiliki pasir halus dan putih kekuning-kuningan di sepanjang pantainya, dan memiliki ikan endemik belut berukuran sangat besar," pungkas Darmin. [ysa]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya