Berita

Politik

Zulhas Tegaskan, PAN Milik Rakyat Bukan Pribadi

SABTU, 24 SEPTEMBER 2016 | 20:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan hari ini melantik pengurus DPW PAN Kalimantan Tengah (Kalteng).

Dia berpesan kepada mereka para kader yang baru saja dilantik dapat bahu-membahu dan solid membesarkan partai.

Ketua MPR ini mengungkapkan, partainya harus dapat memberi contoh yang baik bagi kehidupan politik di Indonesia. Selain memiliki filosofis politik tanpa gaduh yang diusungnya, PAN juga harus dapat menjadi rumah besar bagi semua rakyat.


"Dari mana pun berasal memiliki hak dan kewajibannya sama. Jadi sangat terbuka. Oleh karena itu, kalau ada yang belum paham jelaskan. Agama apa saja dan dari suku mana saja boleh jadi pengurus PAN," ujar Zulkifli.

Hal ini diungkapkannya saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan DPW PAN Kalteng Periode 2015-2020 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (24/9). Sambutan tersebut sekaligus membuka Rapat Kerja Wilayah I DPW PAN Kalteng 2016. Ikut mendampingi Zulkifli Waketum PAN Mulfachri Harahap dan Ketua POK DPP PAN Yandri Susanto.

"Partai ini milik rakyat bukan pribadi," imbuhnya.

Selain itu, Zulkifli juga mengajak berbagai elemen masyarakat untuk terjun ke dunia politik. Dengan begitu dapat memberi warna dan manfaat bagi mensejahterakan masyarakat.

"Politik berkembang pesat, berbeda dengan dahulu. Kita ingin parpol diwarnai dan diisi oleh orang-orang yang kompeten. Dari internal mungkin 30 persen, 70 persen lainnya kita rekrut kader dari luar," tutup Zulkifli. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya