Berita

Krishna Murti/Net

Politik

Edi Hasibuan: Krishna Murti Dibutuhkan Di Mabes Polri

SABTU, 24 SEPTEMBER 2016 | 15:52 WIB | LAPORAN:

. Mabes Polri melakukan mutasi terhadap Wakil Kapolda (Wakapolda) Lampung Kombes Pol Krishna Murti. Pencopotan Krisna memuculkan spekulasi terkait kasus dugaan penganiayaan yang tengah menderanya. Apalagi muncul video Krisna sedang bercanda dengan anak yang sempat memanggilnya papa.

Dalam surat telegram Kapolri bernomor ST 2325/IX/2016 tertanggal 23 September 2016, Krishna ditarik ke Mabes Polri.

Krishna menempati posisi baru di Kepala Bagian Pengembangan Kapasitas (Kabagkembangtas) Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri. Sedang jabatab Wakapolda Lampung diisi Kombes Bonifasius Tampoi.


Direktur Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Saputra Hasibuan menilai mutasi yang dilakukan terhadap Krishna hal yang wajar sebagi bentuk kebutuhan organisasi.

"Saya kira mutasi bagian dari kebutuhan organisasi. Khusus Krisna Murti menurut analisa saya karena saat ini keahliannya dibutuhkan di divisi hubungan internasional Polri mengingat Krisna Mukti lama bera di Amerika," jelas Edi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (24/9).

Menurut Edi, dengan keahlian Krishna sudah barang tentu jaringannya dibutuhkan dalam menghadapi pertemuan kepolisian internasional yang sebentar lagi dilakukan di Bali," papar mantan komisioner Kompolnas tersebut.

Selain itu, sambil menunggu proses penanganan isu yang diduga melibatkan Karisna. Maka mutasi ini patut didukung agar Krishna juga bisa lebih mudah dimintai keterangan jika dibutuhkan sewaktu-waktu di Jakarta.

Edi menambahkan, sebenarnya tidak hanya Krishna yang dimutasi, Direktur Narkoba Polda Bali juga ditarik ke Bareskrim Polri.

"Sayamengharapkan penertiban kepada semua anggota polri termasuk kapolda, kapolres yang tidak bekerja baik dievaluasi. Semua berharap ada perubahan besar dibawah pimpinan Kapolri Jenderal Tito," pungkasnya. [rus]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

UPDATE

Nicko Widjaja: Investasi ke TaniHub Bukan Kehendak Pribadi

Kamis, 04 Juni 2026 | 22:07

Bos BEI Minta Investor Tidak Panik saat IHSG Anjlok

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:57

Di Tengah Gejolak Global, Investor AS Tetap Lirik Peluang di Bali

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:56

Pimpinan Baru BGN Fokus Optimalkan MBG ke Daerah 3T

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:36

Istana Beri Sinyal Said Iqbal Bakal Masuk Kabinet

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:29

Kejagung: Dapur MBG Afiliasi Dadan Cs Tetap Jalan

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:22

Legislator PDIP Dorong Kejelasan Skala Prioritas Kurikulum Nasional

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:19

Sinergi Polda Sumsel, PTPN IV Optimalkan Sistem Pengamanan Aset Perkebunan

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:19

Kepala dan Dua Wakil BGN Baru Dilantik Senin Besok

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:17

Sesuai Survei, Kinerja Pertamina Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:13

Selengkapnya