Berita

Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Bak "Turun Dari Langit", Agus Yudhoyono Berpotensi Untuk Pilpres 2019

SABTU, 24 SEPTEMBER 2016 | 10:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Nama Agus Harimurti Yudhoyono berhasil menyentak publik. Putra sulung dari Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ini nyaris tidak pernah diperbincangkan sebelumnya untuk Pilkada Jakarta.

Begitu ia dimunculkan oleh "Koalisi Cikeas" sebagai Calon Gubernur berpasangan dengan Sylviana Murni, hampir semua publik mempertanyakan. Apalagi, ia sedang dalam posisi menanjak dalam karir militernya.  

Bahkan, Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari, mengibaratkan Agus sebagai calon yang diturunkan dari langit.


"Siapa mengira Agus Yudhoyono akan jadi cagub? Ini bukan lagi kawin paksa, tapi ini diturunkan dari langit. Dalam kultur Jawa, dikenal wangsit. Mungkin wangsit turun di Cikeas dua hari sebelumnya," ucapnya dalam diskusi Perang Bintang Di Langit Jakarta, di Cikini, Jakarta, Sabtu (24/9).

Kemunculan Agus ini semakin membuat Pilkada Jakarta menarik. Bukan hanya karena para calon yang dimunculkan semua hebat, tetapi karena para tokoh di belakang para calon adalah orang-orang besar dalam perpolitikan Indonesia, yaitu Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Para tokoh ini sedang mempersiapkan peluang kemenangan di Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2019.

"Bukan hanya karena para calon yang hebat-hebat, tapi para resinya yang luar biasa. Itu sebabnya Pilkada kali ini jauh lebih menarik daripada 2007 dan 2012. Tahun ini Pilkada rasa Pilpres, ini proxy menuju 2019," kata Qodari.

Khusus untuk Agus, dia melihat kemungkinan ada potensi besar yang belum terlihat pada diri pensiunan Mayor itu. Jika Agus disukai masyarakat dalam proses Pilkada Jakarta, meskipun belakangan ia kalah, tetapi masyarakat akan melihat ia berpeluang menang pada Pilpres 2019.  

"Kalau dia bagus di Pilkada Jakarta, masyarakat akan tertarik padanya di Pilpres 2019 dan dia akan jadi calon kuat," ucap Qodari.

Agus memutuskan keluar dari TNI untuk Pilkada Jakarta dengan pangkat terakhir Mayor Infanteri.

Selepas lulus dengan predikat terbaik dari Akademi Militer di tahun 2000, ia pernah menjalani dan menjadi lulusan terbaik dari beberapa kursus. Misalnya Kursus Dasar Petugas Infanteri (2001), Kursus Intelejen Tempur (2001), Kursus Petugas Operasi Batalyon (2004) dan Kursus Manuver Karir Kapten, Fort Benning (2011).

Dia mengantongi tiga gelar master dari tiga universitas terbaik di luar negeri. Master Kajian Strategi dari S Rajaratam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapore (2006); Master Administrasi Publik dari John F. Kennedy School of Government, Harvard University, U.S. (2010); dan Master of Arts Leadership and Management dari George Herbert Walker School of Business and Technology, Webster University dengan hasil yang sempurna, yaitu IPK 4.0 (2015).

Pada bulan Juni 2014, Agus menjalani tugas pendidikan militer di Command and General Staff College (CGSC) di Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat. Ia lulus pada 12 Juni 2015 dengan hasil sempurna yaitu dengan IPK 4.0. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya