Berita

Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Bisnis

Luhut: Kita Nggak Mau Diakalin

Pangkas Cost Recovery Rp 15,6 Triliun
JUMAT, 23 SEPTEMBER 2016 | 09:18 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Plt Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Luhut Binsar Pandjaitan meminta Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) memangkas cost recovery 1,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 15,6 triliun. Luhut tak mau diakali pengebor.

Luhut meminta, biaya cost recovery atau biaya pengganti pengeboran menjadi 10,4 miliar dolar AS dari sebelumnya 11,6 miliar dolar AS. Menurut dia, masih banyak yang bisa dihe­mat.

"Kita nggak mau lebih dari 10,4 miliar dolar AS. Saya kasih SKK Migas waktu 2 minggu, awal Oktober datang ke saya lapor," kata Luhut dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR di Jakarta, kemarin.


Menurut Luhut, biaya yang diklaim oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) banyak yang terlalu tinggi. Dia meminta, SKK Migas harus teliti lagi. Bahkan, jika perlu menyewa konsultan untuk mengevalu­asi cost recovery yang diminta KKKS.

"Menurut saya banyak cost-cost yang bisa kita turunkan. Mungkin bisa kita hemat sampai triliunan," ujarnya.

Dia mengingatkan, SKK Mi­gas harusnya tidak asal meny­etujui saja cost recovery yang diminta KKKS. Harga alat-alat untuk produksi migas, biaya-biaya rapat, biaya komunikasi, semuanya harus diteliti.

"Kita nggak mau diakalin, kita mau lihat benar-benar, pantas nggak angka-angka ini. Coba lihat dulu, itu yang kita mau," kata Luhut.

Kendati begitu, dia meminta, agar penurunan cost recovery ini tak sampai menurunkan produk­si migas nasional. "Kita coba, lifting tidak boleh turun, tapi cost recovery turun," ucapnya.

Untuk diketahui, pemerintah menargetkan lifting minyak 815.000 barel per hari (bph) dan gas 1,1 juta barel oil equivalent per day (boepd).

Sementara, Sekretaris SKK Migas Budi Agustyono men­gatakan, pemangkasan cost recovery tentu berpengaruh pada kegiatan eksplorasi dan produksi migas yang dilakukan para KKKS. "Kalau dipangkas, berarti ada rencana kerja yang tidak dikerjakan," kata Budi.

Dirinya khawatir, para KKKS mengurangi investasi untuk pen­carian cadangan minyak baru di Indonesia. "Kalau rencana kerja dipotong, harusnya bikin peren­canaan lagi," katanya.

Kendati begitu, Budi belum dapat merinci biaya-biaya apa saja yang dapat dipangkas da­lam cost recovery. Work Pro­gram and Budget (WP&B) perusahaan-perusahaan hulu migas baru mulai disusun awal Oktober. Dari WP&B itu akan diketahui biaya mana saja yang dapat dikurangi.

"Pengajuan WP&B baru dim­ulai 5 Oktober, saya belum bisa bicara apa yang bisa dipangkas," ucapnya.

Dia menambahkan, target lifting minyak sebesar 815.000 bph dan gas bumi 1,1 juta boepd akan sulit dicapai. Sebab, ban­yak program yang dihapus se­jalan dengan pemangkasan cost recovery. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya